RADARTUBAN – SLM, inisial guru pelaku pemukulan terhadap sesama pendidik akhirnya dinonaktifkan dari tempat mengajarnya di SDN Prunggahan III.
Keputusan itu diambil setelah mediasi yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban, Selasa (20/2).
Dari pertemuan antara SLM bersama IWN disepakati kata damai.
Namun untuk kebaikan bersama, SLM dinonaktifkan dari tempatnya mengajar dan akan dipindahtugaskan ke sekolah yang baru.
Kabid Pengembangan Kurikulum dan Guru Tenaga Kependidikan Disdik Tuban Welly Kurniawan mengatakan, IWN dan SLM sudah sepakat damai dan tidak melanjutkan tindakan tersebut ke ranah pidana.
Menurut keterangan keduanya saat melakukan mediasi, pemukulan yang dilakukan tidak dilandasi adanya masalah pribadi.
‘’Awalnya hanya candaaan saja antara keduanya, namun pada saat itu kondisi IWN sedang tidak fit saat terkena pukulan, jadi berakibat fatal,’’ terangnya.
Saat melakukan mediasi di Disdik Tuban, kata Welly, turut dihadirkan Kepala SDN Prunggahan III dan Plt Pengawas SD Semanding.
Hasilnya diputuskan SLM untuk sementara diberhentikan tugas mengajar di SDN Prunggahan III.
‘’Akan dipindahtugaskan ke sekolah yang baru,’’ ungkap dia.
Mantan Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Disdik Tuban ini mengatakan, keputusan tersebut diambil karena SLM pernah dua kali mendapat teguran dan evaluasi atas kinerjanya yang dirasa kurang baik selama di sekolah tersebut.
Welly menuturkan, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Tuban.
Tujuannya untuk menentukan sekolah baru yang akan menjadi tempat mengajar SLM.
‘’SLM statusnya PPPK, maka kami harus berkoordinasi dengan BKPS DM,’’ ujar dia.
Welly mengungkapkan, pencarian lembaga pendidikan baru bagi SLM diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak singkat.
Sehingga, untuk sementara SLM akan berkantor di Disdik Tuban untuk tetap melaksanakan kewajibannya sebagai aparatur sipil negara (ASN).
‘’Dia tetap punya kewajiban masuk kerja di Disdik, sekaligus dalam pengawasan kami,’’ jelas dia.
Bagaimana kekosongan formasi yang ditinggalkan oleh SLM di SDN Prunggahan III? Welly mengatakan, jika sementara waktu kekosongan tersebut akan di-kaver oleh guru kelas.
‘’SLM adalah guru Bahasa Jawa, jadi bisa sementara waktu digantikan oleh guru kelas,’’ terang dia. (an/yud)
Editor : Amin Fauzie