Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Enam Pelaku Pengeroyokan di Plumpang Masih Gelap, Berikut Kronologinya

Andreyan (An) • Selasa, 27 Februari 2024 | 22:00 WIB
MELAPOR: Korban pengeroyokan di Desa Penidon, Kecamatan Plumpang memberi keterangan di polsek setempat.
MELAPOR: Korban pengeroyokan di Desa Penidon, Kecamatan Plumpang memberi keterangan di polsek setempat.

RADARTUBAN – Polsek Plumpang hingga sekarang ini masih belum menemukan pelaku pengeroyokan di wilayah hukumnya.

Pengeroyokan yang terjadi di Jalan Tuban-Surabaya, tepatnya di Dusun Kuwu Desa Penidon Kecamatan Plumpang Jum’at (23/2) malam lalu masih terus didalami.

Kapolsek Plumpang Iptu Nuril Huda menyampaikan, pihaknya pasca kejadian sudah melakukan penyelidikan serta mengumpulkan bukti dan saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

‘’Kasus ini masih kita dalami, kami juga sudah ber koordinasi dengan Satreskrim Polres Tuban untuk menguak kasus ini,’’ ujar dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, kejadian pengeroyokan bermula saat tiga pemuda asal Desa Magersari Kecamatan Plumpang yakni EPS,19, JS,18 dan R,15 berboncengan tiga melintas di wilayah Desa Penidon Jumat sekitar pukul 18.00.

Tiba-tiba dari arah belakang ada enam orang tidak dikenal melakukan aksi penyerangan.

Seluruh pelaku menggunakan penutup kepala dan melempari ketiga remaja tersebut dengan batu.

Seorang korban berinisial JS mengalami luka-luka setelah area kepala. Sementara kedua rekannya hanya luka ringan saja.

‘’Korban JS mendapatkan jahitan di area kepalanya karena terkena batu,’’ terangnya.

Korban JS juga telah menjalani visum et repertum. Kepada petugas saat mendatangi Mapolsek Plumpang, dua korban lain mengaku tidak mengenal para pelaku.

Berdasarkan kesaksian korban, pelaku belum diketahui apakah membawa senjata tajam (sajam) atau tidak.

‘’Dugaan sementara dari kami, aksi ini ditengarai karena masalah pribadi,’’ ungkapnya.

Saat disinggung apakah pelaku merupakan anggota dari kelompok gangster, Nuril menegaskan untuk saat ini pihaknya tidak ingin berasumsi.

‘’Setelah penyelidikan lebih lanjut dan bukti-bukti sudah terkumpul baru bisa menyimpulkan identitas para pelaku,’’ pungkasnya. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#plumpang #pengeroyokan #pelaku