RADARTUBAN - Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-15 dengan berbagai kegiatan bermanfaat bagi masyarakat.
Perayaan ini tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung kepada seluruh masyarakat Tuban.
Rumah sakit terbaik di Tuban yang terletak di Jalan Letda Sucipto, Tuban ini semakin meneguhkan posisinya sebagai lembaga kesehatan yang peduli dan berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebab, sudah banyak kegiatan sosial yang rutin diselenggarakan agar manfaatnya bisa menyentuh masyarakat secara langsung.
‘’Kami ingin menebar manfaat ke masyarakat sebanyak mungkin,’’ tutur wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tuban ini.
Khitan massal yang diselenggarakan di Aula BMT BIM Desa Penambangan, Kecamatan Semanding Senin (26/2) menjadi bukti nyata komitmen RSNU Tuban dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat.
‘’Khitan massal tersebut dilakukan dengan prosedur medis yang aman dan nyaman untuk ribuan anak,’’ ungkap dia.
Tak hanya itu, RSNU Tuban juga menyelenggarakan program Ngosek 100 Masjid di Kabupaten Tuban.
Kegiatan ngosek masjid ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar masjid.
Melibatkan seluruh jajaran direksi serta karyawan rumah sakit untuk mengedukasi tentang pentingnya sanitasi yang baik di rumah ibadah.
Kegiatan yang diikuti direktur, dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, farmasi, apoteker, hingga staf keamanan itu menyasar 100 masjid di Kabupaten untuk dibersihkan.
Dengan melibatkan tenaga kesehatan secara langsung, diharapkan kesadaran akan kebersihan lingkungan rumah ibadah dapat meningkat.
Selanjutnya, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Harlah ke-15, RSNU Tuban juga mengadakan Operasi Katarak Gratis Sepanjang Tahun.
Operasi ini ditujukan untuk membantu warga yang menderita katarak namun tidak mampu untuk melakukan operasi secara mandiri.
Dengan adanya program ini, diharapkan jumlah penderita katarak yang mendapatkan akses ke layanan medis bisa terkaver sepenuhnya.
‘’Masyarakat kurang mampu yang tidak memiliki BPJS Kesehatan atau asuransi lain, bisa operasi katarak gratis cukup dengan EKTP dan surat keterangan tidak mampu (SKTM),’’ tegas dr. Didik.
Direktur lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini juga mengungkapkan rasa syukurnya atas perayaan Harlah ke-15 RSNU Tuban.
Melalui momentum tersebut, RSNU Tuban berkesempatan untuk menebar berbagai manfaat bagi masyarakat.
‘’Semoga komitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,’’ harap dia.
Dalam memperingati ulang tahun kelima belas, rumah sakit dengan akreditasi paripurna ini mengusung tema Connecting Value.
Memiliki arti menghubungkan setiap nilai-nilai manfaat untuk menjadi sebuah tujuan besar.
Selain itu, dalam memaksimalkan pelayanan, RSNU Tuban selalu mengusung semangat Gurpengen (guyup, rukun, kopen, dan kangen). (yud)
Editor : Amin Fauzie