Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mas Lindra Sukses Membangun Fondasi Penataan Birokrasi, Hasil Evaluasi RB Meraih Predikat A (Memuaskan)

Ahmad Atho’illah • Kamis, 29 Februari 2024 | 17:58 WIB
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky

RADARTUBAN - Dua tahun memimpin Kabupaten Tuban, Bupati Aditya Halindra Faridzky sukses meletakkan dasar pembangunan di bidang penataan birokrasi.

Untuk pertama kalinya, indeks reformasi birokrasi (RB) Pemkab Tuban meraih predikat A atau Memuaskan dengan nilai mencapai 82,04.

Capaian luar biasa tersebut berdasar hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tahun 2023.

Tak tanggung-tanggung, hasil evaluasi tata kelola birokrasi itu mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2022, atau kurang lebih satu tahun Bupati Lindra memimpin Kabupaten Tuban, indeks RB Pemkab Tuban masih bertahan di predikat BB dengan nilai 70,42 atau hanya nol koma sekian dari standar predikat BB minimal 70,00.

Artinya, ada lompatan signifikan dalam waktu setahun terakhir, yakni 11,62 persen.

Photo
Photo

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Tuban Arif Handoyo mengatakan, RB merupakan dasar atau fondasi tata kelola pemerintahan.

Artinya, evaluasi indeks RB merupakan gambaran birokrasi di setiap daerah.

Ketika penilaiannya menunjukkan hasil yang positif, maka pengelolaan birokrasinya juga menunjukkan hal positif pula.

‘’Tujuan dari RB adalah menciptakan birokrasi yang bersih, efektif dan berdaya saing dalam mendorong pembangunan daerah dan pelayanan publik. Dan, berdasar hasil evaluasi Kemenpan-RB, penataan birokrasi di Pemkab Tuban sudah mengarah pada tujuan yang diharapkan,’’ kata Arif—sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Arif menjelaskan, ibarat bangunan, RB adalah fondasinya. RB memiliki runutan sasaran yang cukup luas.

Dalam sasaran mewujudkan tata kelola pemerintahan digital yang efektif, lincah, dan kolaboratif: RB menjadi dasar penilaian atau evaluasi indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), capaian akuntabilitas kinerja, dan capaian akuntabilitas keuangan.

Sedangkan dalam sasaran budaya birokrasi yang berakhlak dan profesional: RB menjadi dasar survei penilaian integritas, employer branding, dan survei kepuasan masyarakat.

RB juga memiliki sasaran tematik. Fokusnya, mempercepat pengentasan kemiskinan dan mendorong daya saing setiap daerah—yang di antaranya meningkatkan investasi dan penggunaan produk dalam negeri.

‘’Dalam konteks ini (mencapai tujuan dan sasaran, Red), Mas Lindra berhasil meletakkan dasar birokrasi yang sangat baik. Insya Allah, dengan fondasi yang baik ini, tujuan dan sasaran-sasaran yang ingin kita capai akan berjalan dengan baik pula,’’ terang Arif.

Lebih lanjut, Arif menyampaikan, capaian yang luar biasa ini tidak lepas dari peran sentral Bupati Aditya Halindra Faridzky—yang dalam setiap target yang ingin dicapai sangat terukur dan terarah.

‘’Mas Bupati memahami betul bagaimana mengelola peme rintah yang baik, terukur, dan terarah,’’ tandasnya.

Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Tuban Sugeng Winarno menambahkan, kenaikan nilai RB pa da 2023 ini menunjukkan bahwa Pemkab Tuban sangat fokus dalam pe laksanaan reformasi birokrasi.

Setidaknya, ada dua fokus yang konsisten dilakukan, yakni fokus penyelesaian isu hulu yang disebut RB General dan fokus penyelesaian isu hilir yang disebut RB Tematik.

Berdasarkan dua fokus tersebut, terang Sugeng, Pemkab Tuban mendapatkan nilai 70,67 untuk RB General dan 11,37 untuk RB Tematik.

‘’Totalnya, 82,04 atau predikat A,’’ ujarnya. (tok)

Editor : Amin Fauzie
#Pemkab Tuban #Indeks Reformasi Birokrasi #KemenPAN-RB #Bupati Aditya Halindra Faridzky