Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Serunya Para Nakes Beradu Akting Negeri Dongeng di Resepsi Harlah Ke-15 RSNU Tuban

Yudha Satria Aditama • Jumat, 1 Maret 2024 | 02:00 WIB
SERU: Akting dari para tenaga Kesehatan yang ditampilkan dalam drama musical Resepsi Harlah ke-15 RSNU Tuban di Graha Sandiya Tuban, Selasa (27/2).
SERU: Akting dari para tenaga Kesehatan yang ditampilkan dalam drama musical Resepsi Harlah ke-15 RSNU Tuban di Graha Sandiya Tuban, Selasa (27/2).

RADARTUBAN – Bagaimana rasanya melihat pertunjukan teater yang dimainkan para tenaga kesehatan (nakes)?

Itulah yang disuguhkan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban saat menggelar resepsi hari ulang tahun kelima belas di Graha Sandiya, Selasa (27/2) malam.

Tapi jangan salah. Meskipun berlatar belakang tenaga medis, pertunjukan yang ditampilkan tak kalah layaknya pemain teater profesional.

Diawali pertunjukan ludruk dengan tema Sarip Tambak Oso yang dibawakan oleh Tim Penunjang mampu mengundang tawa dan riuh para penonton.

Sementara itu, Tim Medis dan Tim Keperawatan tak kalah menarik dengan pertunjukan drama musikal mereka.

Tim Medis memukau penonton dengan pertunjukan berjudul Wonderful Indonesia, yang mempersembahkan keindahan dan keberagaman budaya Indonesia melalui harmoni musik dan gerakan panggung yang memukau.

Tim Keperawatan membawa cerita yang mengharukan dengan drama musikal berjudul Rahul Ingin Jadi Bintang, yang mengisahkan perjuangan seorang anak untuk mewujudkan mimpinya.

Tak hanya itu, keberagaman bakat juga terlihat dari Tim Administrasi Umum yang menampilkan drama berjudul Beauty and The Beast feat Malin Kundang.

Direktur RSNU Tuban Didik Suharsoyo mengatakan, perayaan Harlah ke-15 menekankan suasana kegembiraan dan kehangatan untuk seluruh karyawan.

Tak hanya merayakan bertambahnya usia, resepsi itu sekaligus menjadi momentum untuk meng ekspresikan bakat dan kreativitas para nakes.

‘’Dengan mengusung tema Negeri Dongeng,’’ tutur dia.

Tak hanya sekadar hiburan, pertunjukan tersebut menjadi ajang untuk merapatkan kebersamaan.

Sesekali, para nakes itu juga menyentil penyelenggaraan Pemilu melalui kritik dengan lelucon segar.

‘’Resepsi ini untuk bersenang-senang sekaligus menghibur seluruh karyawan dan relasi,’’ ungkap Didik.

Momen Harlah ke-15 RSNU Tuban menjadi bukti nyata bahwa di balik kesibukan dalam menjalankan tugas medis, para nakes juga memiliki sisi kreatif dan semangat untuk terus berkarya.

‘’Untuk penyelenggaraan acara sepenuhnya di-handle oleh karyawan RSNU Tuban,’’ lanjut dokter lulusan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini. (yud)

Editor : Amin Fauzie
#RSNU Tuban #harlah ke 15 #teater #nakes