Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Nenek Meninggal Saat Banjir, Jenazah Terpaksa Diangkut Perahu Karet BPBD

Andreyan (An) • Rabu, 13 Maret 2024 | 15:00 WIB
TETAP MELINTAS: Meski jalan digenangi air, warga Desa Sawahan, Kecamatan Rengel tetap melintas menggunakan kendaraan roda duanya.
TETAP MELINTAS: Meski jalan digenangi air, warga Desa Sawahan, Kecamatan Rengel tetap melintas menggunakan kendaraan roda duanya.

RADARTUBAN - Di Tengah bah yang kian meluas—merendam puluhan desa di empat kecamatan. Selasa (12/3), duka mendalam menyelimuti keluarga Sutini, warga Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel.

Nenek berusia 85 tahun itu meninggal dunia di saat kondisi desanya terendam banjir.

Termasuk area pemakaman di desa setempat. Sehingga jenazah terpaksa dimakamkan di luar desa. Tepatnya di Dusun Lohgawe, Desa Sawahan, Kecamatan Rengel.

Evakuasi jenazah turut dibantu oleh tim BPBD Tuban menggunakan perahu karet dari rumah duka.

Sesampainya di jalan desa yang masih bisa diakses, jenazah kemudian dibawa menggunakan kendaraan BPBD menuju lokasi pemakaman.

‘’Alhamdulillah prosesi pemakaman berlangsung lancar,’’ ujar Kepala BPBD Tuban Sudarmaji yang turut mengawal jenazah dari rumah duka ke lokasi pemakaman.

Disampaikan Darmaji, almarhum meninggal karena kondisi penyakit dan usia yang sudah sepuh. Bukan karena faktor banjir.

‘’Usia almarhum sekitar 85 tahun. Meninggalnya karena faktor penyakit dan sudah sepuh,’’ terang dia.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, selain merendam rumah-rumah warga dan memutus akses jalan menuju Desa Kanorejo.

Bah juga merendam lembaga pendidikan, tempat ibadah, balai desa, serta sejumlah failitas umum lain.

‘’Banjir membuat aktivitas warga di Desa Kanorejo lumpuh untuk sementara waktu,’’ kata Totok Mujianto, Kaur Tata Usaha dan Umum desa setempat.

Sarko, warga Dusun Mejeruk, Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, yang masih tetangga Desa Kanorejo mengungkapkan, tinggi muka air naik pesat hanya dalam waktu semalam.

Ketinggian air di desanya rata-rata 30-50 cm.

‘’Sehari sebelumnya masih belum ada tanda-tanda signifikan, pagi tadi tiba-tiba air di depan rumah sudah mencapai lutut orang dewasa,’’ ungkapnya. (an/tok)

Editor : Amin Fauzie
#nenek meninggal #Desa Kanorejo Kecamatan Rengel #jenazah #Banjir Tuban