Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gempa di Laut Jawa Tuban Dipicu Reaktivasi Sesar Tua, Berikut Penjelasan dari Badan Geologi

Dwi Setiyawan • Sabtu, 23 Maret 2024 | 01:59 WIB


Ilustrasi gempa di Laut Jawa
Ilustrasi gempa di Laut Jawa

RADARTUBAN-Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memerkirakan gempa di Laut Jawa dipicu sesar berarah relatif timur laut hingga barat daya yang merupakan pola meratus.

 "Sesar pada pola meratus itu merupakan sesar tua (pratersier hingga tersier) dan diperkirakan mengalami reaktivasi," kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid di Jakarta, Jumat (22/3) dikutip dari Antara.

Pusat gempa hanya berjarak 33 km dengan Pulau Bawean di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pulau ini termasuk terdekat dengan pusat gempa dibandingkan dengan Tuban yang berjarak 130 km.

Pulau Bawean merupakan morfologi dataran hingga dataran bergelombang yang berbatasan dengan perbukitan hingga perbukitan terjal pada bagian tengahnya.

Menurut data Badan Geologi, pada peta geologi lembar Bawean dan Masalembo, Pulau Bawean tersusun dari batuan berumur tersier dan dominan endapan kuarter.

Wafid menerangkan, sebagian batuan berumur tersier tersebut telah mengalami pelapukan.

Endapan kuarter dan batuan berumur tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak, dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa.
 
Selain itu morfologi perbukitan yang tertutup batuan berumur telah mengalami pelapukan. Inilah, kata dia, berpotensi terjadi longsoran apabila dipicu guncangan gempa kuat dan curah hujan tinggi di daerah tersebut.

Data Badan Geologi mengungkapkan bahwa Pulau Bawean terletak pada kawasan rawan gempa bumi rendah.
 
Kejadian gempa bumi tersebut tidak menimbulkan tsunami, meski lokasi pusat gempa bumi terletak di laut.

Hal itu karena tidak mengakibatkan terjadinya deformasi dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

"Potensi tinggi tsunami di garis pantai Pulau Bawean tergolong rendah kurang dari 1 meter," ucap Wafid. (ds)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #Gempa di Laut Jawa #sesar tua