Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cek Lokasi! 4 Bangunan Rusak Berat dan Sisanya Ringan, Berikut Data Gempa Tuban

Aimatul Fauziyah • Sabtu, 23 Maret 2024 | 15:05 WIB
CEK LOKASI: Balai Desa Dagangan, Kecamatan Parengan yang kondisinya rusak berat karena bangunan yang lapuk ditambah terdampak gempa.
CEK LOKASI: Balai Desa Dagangan, Kecamatan Parengan yang kondisinya rusak berat karena bangunan yang lapuk ditambah terdampak gempa.

RADARTUBAN – Untuk sementara, terdata tiga bangunan rusak berat—seperti atap ambrol hingga bangunan roboh. Selebihnya rusak ringan,  seperti keramik dinding yang lepas dan tembok retak-retak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sudarmaji mengatakan, ada sejumlah bangunan yang terdampak gempa di Tuban.

Untuk sementara dia mendata ada tiga bangunan yang rusak berat.

’’Sedangkan yang rusak ringan masih didata,’’ lanjut dia.


Kerusakan akibat gempa itu rumah warga di Desa Glagahsari (Kecamatan Soko), rumah tua yang sudah lapuk roboh di Desa Sidokumpul (Kecamatan Bangilan), dan bangunan di Desa Bektiharjo (Kecamatan Semanding).

Data gempa Tuban
Data gempa Tuban

Satu bangunan lain yang rusak berat adalah Balai Desa Dagangan, Kecamatan Parengan. Sedangkan kerusakan ringan seperti dinding dan keramik rumah rontok berada di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel.

Kerusakan bangunan di tempat lain sangat mungkin terjadi, namun petugas masih melakukan pendataan.

‘’Untuk Balai Desa Dagangan, Kecamatan Parengan memang bangunan lama yang sudah tidak dipakai,” ujar dia.

Mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Tuban ini mengatakan, di bagian lain, sejumlah perusahaan langsung melakukan standar operating procedure (SOP) keselamatan bencana.

Seperti, Rumah Sakit Nahdlatul Ulama yang juga terdampak atas kejadian gempa yang terjadi.

Untuk mencegah dampak yang lebih signifikan, pihak rumah sakit mengevakuasi seluruh pasien rawat inap dan pasien rawat jalan untuk berkumpul di titik kumpul.

Sehingga, sejumlah pasien yang sedang memakai infus dan berkursi roda sempat diamankan di halaman depan rumah sakit.

‘’Setelah di cek struktur bangunan tidak ada kerusakan yang signifikan, sehingga diarahkan kembali ke ruangan,” paparnya.

Doktor lulusan Unviersitas Brawijaya (UB) Malang ini mengimbau, masyarakat untuk tetap tenang dan menjauhi bangunan yang kontruksinya kurang kuat.

Pihaknya juga masih melakukan monitoring di masing-masing kecamatan.

Hingga kemarin malam, tidak ada korban jiwa yang ditemukan akibat gempa.

Jumlah kerugian akibat gempa juga belum ditaksir.

‘’Kami terus berkoordinasi dengan dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban dan Pasuruan untuk monitoring gempa susulan dan dampaknya,” tandasnya. (zia/yud)

Editor : Amin Fauzie
#data #dampak #gempa tuban