RADARTUBAN – Bukannya dimanfaatkan untuk olahraga, Gelanggang Olahraga (GOR) Rangga Jaya Anoraga justru dijadikan tempat sasaran pencurian oleh segelintir masyarakat.
Tak hanya sepeda motor, barang lain yang rutin hilang di fasilitas umum tersebut adalah helm.
Beberapa kali pengguna media sosial (medsos) memviralkan kabar hilangnya helm dan benda berharga lain di public space tersebut.
Mirisnya, kabar kehilangan itu masih berlangsung hingga Ramadan seperti sekarang ini.
Para pemilik helm itu sering meluapkan keresahannya di medsos atas tindakan pelaku kriminal yang beraksi di GOR tersebut.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban M. Emawan Putra melalui Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disbudporapar Tuban Arman Mitra mengaku turut prihatin dengan kejadian yang merugikan masyarakat itu.
‘’Untuk menekan tindak kejahatan ataupun kriminal yang terjadi di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, kami akan mengupayakan ke depannya akan dipasangi CCTV (camera closed circuit television) di beberapa titik,’’ ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan oleh Arman, jika diperlukan nantinya di area dalam GOR akan disediakan juru parkir (jukir) untuk melakukan pengawasan. Sekaligus pengamanan kendaraan milik pengunjung.
‘’Masih kami wacanakan, dalam waktu dekat semoga bisa segera terealisasikan,’’ terangnya.
Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan selaku bidang yang menaungi jukir pinggir jalan area GOR menuturkan, teruntuk keamanan di pinggir jalan masih relatif aman. Sebab, masih ada jukir yang bertugas di sana.
‘’Untuk area dalam GOR bukan area kami, tanggung jawab kami yang berada di area jalan dan bahu jalan sekitar GOR,’’ tutur dia. (an/yud)
Editor : Amin Fauzie