Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Satu Malam Lima Sapi Mati Terserang Penyakit PMK di Grabagan Tuban

Andreyan (An) • Selasa, 2 April 2024 | 15:05 WIB
DIKUBUR: Proses penguburan sapi milik salah satu warga di Dusun Timang, Desa Grabagan, Minggu (31/3).
DIKUBUR: Proses penguburan sapi milik salah satu warga di Dusun Timang, Desa Grabagan, Minggu (31/3).

RADARTUBAN – Penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali mengkhawatirkan para peternak Tuban.

Pada akhir Maret ditemukan kasus PMK baru di Dusun Timang, Desa/Kecamatan Grabagan. Tak tanggung-tanggung lima sapi mati dalam waktu yang hampir bersamaan dalam kurun semalaman pada Minggu (31/3).

Salah satu peternak sapi Miftahul mengungkapkan bahwa dirinya merugi puluhan juta akibat merebaknya penyakit PMK ini.

Sapi yang dibelinya tiga bulan lalu harus meregang nyawa setelah terinfeksi PMK.

‘’Tanda-tandanya sudah muncul mulai dua pekan terakhir, sudah melapor ke petugas kesehatan tapi kondisinya sudah terlanjur parah,’’ jelasnya.

Tak hanya sapi milik Miftahul yang harus terpaksa dikuburkan, empat sapi lainnya milik warga Dusun Timang desa setempat juga mati setelah terjangkit penyakit yang diduga dari India itu.

Keempat sapi tersebut milik Tomo, Sulton, Endang, dan Sun’an.

‘’Sebelum mati, gejala dari semua sapi hampir sama dengan yang dirasakan sapi saya,’’ ujar pria berusia 30 tahun.

Usut punya usut, beberapa sapi yang mati sebelumnya belum pernah mendapatkan dosis vaksin.

Miftakhul membeberkan alasan sapi miliknya dan beberapa sapi milik warga lainnya belum divaksin dikarenakan sapi suhunya tinggi saat didatangi petugas kesehatan.

‘’Milik warga lain juga banyak yang badannya panas saat hendak divaksin, selain itu untuk sapi yang mengandung juga belum bisa divaksin pada saat itu,’’ terangnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Miftahul, yang menjadi korban dari ganasnya penyakit PMK tak hanya sapinya.

Beberapa sapi milik warga di dusunnya saat ini juga tengah dalam kondisi memprihatinkan setelah terinfeksi PMK.

‘’Sekarang ini banyak sapi milik warga yang sakit,’’ ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Tuban Eko Julianto melalui Kabid Kesehatan Hewan Pipin Diah Larasati mengatakan, beberapa hari terakhir telah mendapati beberapa kasus PMK di Tuban.

Sehingga pihaknya juga langsung menerjunkan timnya untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

‘’Kami akan melakukan tinjauan langsung ke lokasi dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk meredam persebarannya,’’ tegasnya. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Sapi Mati #Penyakit PMK