RADARTUBAN - Manasik haji tingkat kabupaten yang akan diselenggarakan pada akhir bulan ini rencananya dilakukan dua kali.
Harapannya, bekal calon jemaah haji (CJH) yang berangkat tahun ini akan semakin matang.
Kepala Kemenag Tuban Umi Kulsum mengatakan, rencana manasik kabupaten pertama di jadwal pada 23 April. Kemudian yang kedua di 1 Mei nanti.
Untuk lokasinya sama seperti tahun sebelumnya yakni di Kompleks Perumahan Dinas Semen Indonesia di Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak.
‘’Jadwal ini sudah kami sampaikan kepada KBIHU dan KUA harapannya segera disampaikan kepada CJH,’’ ujarnya.
Untuk persiapan manasik, kata Umi, sudah dilakukan penyelesaian pra manifest atau menyiapkan daftar nama jemaah haji yang bakal berangkat.
Menjelang manasik, KBIHU atau KUA sudah diminta segera mengabarkan kepada seluruh CJH agar tidak ada yang ketinggalan informasi.
‘’Harapan kami dalam manasik nanti jemaah bisa mendapatkan gambaran pelaksanaan haji di Makkah nanti,’’ imbuhnya.
Selain mengabarkan jadwal manasik haji, Kemenag juga menyampaikan perihal seragam nasional haji tahun ini berbeda dengan tahun lalu.
Untuk tahun ini, seragam haji menggunakan batik warna ungu.
Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban Ashabul Yamin menambahkan, pelaksanaan manasik yang pertama pada 23 Mei akan dihadiri perwakilan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim.
Selanjutnya pada 1 Mei, dihadiri oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.
‘’Sekaligus pada 1 Mei itu untuk pelepasan CJH oleh bupati,’’ jelasnya.
Seperti diketahui, untuk pemberangkatan CJH Tuban tahun ini mendapatkan urutan gelombang pertama dan urutan kloter setelah Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan. Estimasi keberangkatan tanggal 13-14 Mei. (fud/yud)
Editor : Amin Fauzie