RADARTUBAN – Pasca diresmikan oleh Bupati Aditya Halindra Faridzky pada 5 April lalu, kini Tuban Abirama menjadi pusat keramaian baru di tengah kota.
Saban hari—dari pagi hingga malam—selalu dipenuhi pengunjung.
Sayangnya, antusias masyarakat dalam menikmati ruang publik di eks Rest Area Tuban itu dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk mengais keuntungan pribadi.
Salah satunya, keberadaan juru parkir (jukir) liar.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban, beberapa pengunjung yang ditemui wartawan koran ini mengaku resah dengan keberadaan jukir liar yang tiba-tiba menyodorkan selembar karcis tanpa logo dan legalitas resmi.
‘’Kami tidak mempersoalkan tarifnya, tapi sepertinya bukan jukir resmi dari pemkab,’’ kata Erwanto, salah satu pengunjung yang mengaku resah dengan keberadaan oknum-oknum jukir tidak bertanggung jawab tersebut.
Apalagi, tegas dia, dalam karcis tersebut tertulis bahwa barang yang hilang atau rusak bukan tanggung jawab pengelola.
‘’Kami merasa dirugikan jika hal itu terjadi, padahal kami sudah bayar parkir,’’ ungkapnya.
Dikatakan dia, untuk kendaraan roda empat ditarif Rp 3 ribu, sementara motor Rp 2 ribu.
‘’Mereka (jukir) juga tidak menggunakan identitas resmi, padahal Tuban Abirama adalah ruang publik yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat secara aman dan nyaman,’’ tandasnya sekaligus berharap tindakan tegas dari instansi terkait.
Salah satu oknum jukir mengklaim bahwa praktik parkir di kompleks Tuban Abirama tersebut sudah atas izin dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban.
Kepala Diskopumdag Tuban Agus Wijaya membantah klaim yang disampaikan jukir-jukir liar tersebut.
‘’Petugas parkir yang saat ini berada di sana bukan dari pihak kami, kami juga tidak tahu menahu terkait alur uang parkir yang diterima,’’ tegasnya.
Agus menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menerapkan konsep parkir elektronik di wilayah Tuban Abirama yang dikelola secara modern dan profesional.
Dalam hal ini diskopumdag juga akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban.
‘’Sebelum resmi diterapkan, kami akan terlebih dahulu melakukan uji coba. Semoga penerapan parkir elek tronik bisa segera direalisasikan agar masyarakat tidak perlu was was lagi ketika singgah di Tuban Abirama,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Amin Fauzie