Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Waspada! Tiga Pasien DBD Meninggal di Tuban, Total 313 Kasus Selama Januari hingga April

Aimatul Fauziyah • Rabu, 24 April 2024 | 15:39 WIB
Ilustrasi nyamuk.
Ilustrasi nyamuk.

RADARTUBAN – Persebaran nyamuk aedes aegypti masih menjadi ancaman bagi masyarakat Tuban.

Hingga April ini, total tiga pasien demam berdarah dengue (DBD) meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Tuban Syahrul Afifa Ratna Sari mengungkapkan, berdasar data yang diterima instansinya, jumlah total pasien DBD dari Januari hingga sekarang mencapai 313 kasus.

Rinciannya, Januari (84 kasus), Februari (94 kasus), Maret (99 kasus), dan April ini ini tercatat 36 kasus.

‘’Totalnya 313 kasus,’’ kata dia.

Dari angka jumlah pasien tersebut, sebanyak tiga pasien yang dinyatakan positif DBD meninggal dunia pada rentang Januari-Maret.

‘’Dua pasien berusia dua tahun dan satu lagi berusia sembilan tahun. Alhamdulillah bulan ini tidak ada laporan pasien meninggal. Dan semoga tidak ada,’’ harapannya.

Lebih lanjut, Ratna mengatakan, tiga pasien anak DBD yang meninggal dunia itu berasal dari Kecamatan Kenduruan, Bangilan, dan Merakurak.

Dia menuturkan, rata-rata pasien DBD yang meninggal dunia ini karena terlambat mendapat penanganan.

‘’Kasus DBD ini tidak bisa disepelekan, ketika muncul gejala harus segera mendapat perawatan,’’ jelasnya.

Ratna memaparkan, jumlah pasien DBD paling banyak berada di Kecamatan Kenduruan, yakni 61 kasus; kemudian Kecamatan Tuban 28 kasus; Jatirogo 27 kasus; Semanding 25 kasus, Soko 22 kasus; Merakurak 21 kasus, Palang 20 kasus; Parengan 20 kasus.

‘’Untuk kecamatan lain rata-rata di bawah 20 kasus,’’ ujar dia.

Seiring kasus DBD yang masih terus muncul, Ratna mengimbau kepada semua masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus, yakni menguras, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas.

Sehingga tidak ada ruang bagi nyamuk aedes aegypti untuk berkembang biak. (zia/tok)

Editor : Amin Fauzie
#pasien #meninggal #Aedes aegypti #dbd