TUBAN - Aturan memakai pakaian adat sebagai seragam sekolah sudah dirilis oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) sudah disahkan sejak 2022 lalu. Namun, hingga saat ini masih sedikit sekolah di Tuban yang menerapkan peraturan tersebut.
Sebagaimana diketahui yang sudah tertuang dalam Permendikbud Nomor 50 tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Dan salah satu poinnya adalah kewajiban menggunakan pakaian adat.
Sedikit dari sekolah yang sudah mulai menerapkan baju adat sebagai salah satu seragam adalah SDN Kebonsari 2.
Kepala SDN Kebonsari 2 Sri Handayani mengatakan, kewajiban memakai pakaian adat di sekolahnya dikemas menjadi program Kamis Budaya Seni Jawa (Kabut Senja).
Siswa wajib mengenakan seragam adat tiap Kamis pada akhir bulan.
‘’Dalam satu hari yang sudah ditentukan wajib memakai baju adat,” ujar dia.
Lebih lanjut Handayani menyampaikan, setiap Kamis pada akhir bulan semua murid diharuskan memakai pakaian adat dan berkumpul untuk pembelajaran luar kelas.
Dia membeberkan, pihak sekolah mewajibkan siswa memakai pakaian adat Jawa bukan tanpa alasan.
Melalui filosofi pakaian adat, juga turut diajarkan adab dan sopan santun.
‘’Kalau baju adat Jawa identik dengan perilaku sopan santun dan unggah-ungguh Jawa, jadi harapannya siswa dapat mengambil nilai itu,” pungkasnya.
Mantan Plt Kepala SDN Kebonsari I ini juga menambahkan, dengan memakai pakaian adat Jawa secara langsung siswa akan mengenal untuk mencintai produk kesenian dan kebudayaan dari sukunya.
‘’Agar anak-anak tidak lupa budaya indonesia, dan tetap bangga terkait budaya jawa,” tandasnya. (zia/yud)
Editor : Muhammad Azlan Syah