PC PKB Tuban tampaknya masih berharap bisa menjadi bagian dari pengusung Aditya Halindra Faridzky sebagai calon incumbent.
Itu tampak dari pernyataan Ketua Desk Pilkada DPC PKB Tuban Fahmi Fikroni yang menyilakan Bupati Aditya Halindra Faridzky untuk mengisi formulir pendaftaran bacabup dari PKB.
‘’Parpol kami terbuka untuk menerima pendaftaran bacabup dan bacawabup dari mana saja, termasuk Mas Lindra. Jika ingin mendaftar, kami persilakan,’’ ujarnya.
Pernyataan yang disampaikan Roni—sapaan akrab Fahmi Fikroni itu tampak multitafsir. Antara satire dan harapan.
Sebab, Bupati Lindra merupakan kader sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Tuban.
Dan, pada pilkada 2024 ini sudah bisa mengusung pasangan calon (paslon) bacabup-bacawabup sendiri tanpa harus koalisi.
Kendati demikian, Roni menegaskan bahwa dalam politik tidak ada yang tidak mungkin.
Artinya, meski Bupati Lindra sudah memastikan maju lagi dan bisa diusung sendiri oleh Partai Golkar, namun bisa saja yang bersangkutan mendaftar dari PKB.
‘’Ini (potensi Bupati Lindra mendaftar di PKB, Red) bisa saja terjadi,’’ tandasnya bahwa politik itu dinamis Lebih lanjut, Roni menyampaikan, dan ketika kemungkinan-kemungkinan itu benar terjadi, maka nama Bupati Lindra akan disampaikan ke DPP PKB untuk dimintakan rekomendasi.
Dan ketika rekomendasi turun, maka PKB dan Golkar akan sama-sama mengusung calon petahan.
Roni menyampaikan, meski kemungkinan itu tipis, dalam sejarahnya, PKB dan Golkar juga pernah berkoalisi, yakni pada Pilkada 2015, yang saat itu PKB mengusung paslon bacabup-bacawabup Fatkul Huda-Noor Nahar Hussein sebagai calon incumbent waktu itu.
‘’Artinya, dari sejarah itu tidak menutup kemungkinan dalam pilkada nanti PKB juga ikut mengusung Mas Lindra,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah