Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

4,5 Km dari Jejak Kaki Terakhir Korban. ODGJ Tenggelam Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

Andreyan (An) • Rabu, 1 Mei 2024 | 01:49 WIB
PENCARIAN KORBAN: Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran Sungai Bengawan Solo dalam upaya pencarian orang hilang yang diduga tenggelam sejak tiga hari lalu.
PENCARIAN KORBAN: Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran Sungai Bengawan Solo dalam upaya pencarian orang hilang yang diduga tenggelam sejak tiga hari lalu.

TUBAN – Setelah dikabarkan hilang tiga hari lalu. Kemarin (29/4), Ayen, 40, warga Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Namun nahas, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di bantaran Sungai Bengawan Solo. Tepatnya turut Desa Patihan, Kecamatan Widang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan, jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar 4,5 kilometer (km) dari
lokasi terakhir, atau titik ditemukannya sandal dan jejak kaki korban sekitar.

‘’Jenazah korban langsung dievakuasi petugas, kemudian dibawa ke RSUD Dr Koesma Tuban untuk dilakukan autopsi,’’ jelasnya.

Dalam pencarian korban di hari ketiga kemarin, tim SAR gabungan melibatkan tujuh personel BPBD Tuban, lima personel Basarnas Surabaya, dua personel Polairud Polres Tuban, dua personel Polsek Plumpang, satu personel Koramil Plumpang, dua petugas dari
Muhammadiyah Disaster Management Center(MDMC), satu petugas Palang Merah Indonesia
(PMI), satu personel relawan dan perangkat Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang.


Dikatakan Darmaji, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo sejauh 2-3 km selama dua hari terakhir.

Pencarian kemudian diperluas pada hari ketiga kemarin sejauh 4,5 km dan akhirnya membuahkan hasil.

‘’Korban ditemukan pada titik koordinat latitute 7,1096S dan longitude 112, 1538E 147º SE,’’ imbuhnya.

Petugas tim SAR gabungan hanya berbekal tanda terakhir yang ditemukan di lokasi terakhir yakni jejak kaki dan sandal korban yang ditemukan di tepi Sungai Bengawan Solo turut
Desa Kebomlati.

‘’Dari temuan tersebut kami kem bangkan melalui titik koordinat yang telah ditentukan untuk melakukan upaya penyisiran,’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#plumpang #tenggelam #odgj #BPBD #warga #penyisiran #Bengawan Solo #Koordinat #korban #Tim SAR #Gabungan