RADAR TUBAN – Nasib nahas menimpa pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) usai nonton bareng (nobar) pertandingan tim nasional (timnas) Indonesia, Minggu (28/4) malam.
Korban yang merupakan siswa SMKN 1 Tuban itu meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan dengan truk tronton di Jalan Wahidin Sudiro Husodo. Tepatnya di depan kantor Inspektorat Tuban.
Menurut kesaksian teman korban, sebelum insiden maut itu terjadi, siswa asal Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding itu sempat nobar pertandingan timnas Indonesia bersama teman-temannya di salah satu warung kopi di wilayah Tuban Kota.
Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistiono mengungkapkan, korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang sangat parah.
Diterang Eko, korban dihantam truk tronton box hingga mengakibatkan korban tidak tertolong. Sebelum diamankan polisi, sopir truk tronton sempat melarikan diri.
‘’Pelaku ditemukan petugas saat bersembunyi di SPBU Patung Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Tuban,’’ terangnya.
Saat didatangi oleh polisi, awalnya pelaku berdalih tidak tahu apa-apa perihal kejadian kecelakaan.
Namun setelah dilakukan pengecekan pada roda truk tronton box ditemukan sisa bercak darah korban masih menempel.
‘’Pelaku akhirnya mau mengaku saat diinterogasi petugas,’’ jelasnya.
Identitas pelaku dan ciri-cirinya berhasil dideteksi petugas setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan sejumlah saksi dan memeriksa CCTV yang berada tak jauh dari lokasi kecelakaan.
Identitas sopir bernama Gama Ramdani asal Kota Tasikmalaya. ‘’Pelaku terancam Pasal 312 UU RI Nomor 22 Tahun 2009 Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ),’’ tandasnya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Garabagan itu menuturkan, kronologi kecelakaan bermula saat truk tronton yang dikemudikan Gama Ramdani melaju dari arah timur menuju barat, truk bergerak ke lajur kanan saat akan berusaha mendahului kendaraan truk yang berjalan searah di depannya.
‘’Dari arah berlawanan melintas sepeda motor Honda Vario Nopol S4168E yang dikemudikan korban, tabrakan antara kedua kendaraan tersebut akhirnya tak bisa terhindarkan,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah