RADAR TUBAN – Mujiono, pelaku pembunuh istrinya sendiri, Minggu (28/4) lalu menemui ajalnya. Dia meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Dr Koesma Tuban.
Hasil pemeriksaan medis, pelaku meninggal setelah menderita kreatin darah pada ginjal yang melebihi batas normal imbas racun tikus yang ditenggak usai membunuh istrinya.
Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Rianto mengungkapkan, Sabtu malam (27/4), tersangka sempat mengeluh sesak napas.
Selanjutnya, dilakukan pengecekan dan pemeriksaan oleh tim penyidik dan urusan kesehatan (urkes) Polres Tuban.
‘’Tersangka tidak mau makan dan minum pasca mengeluh sesak napas, saat diberi obat oleh petugas juga menolak untuk meminum. Alhasil kondisi tersangka semakin lemas dan langsung dirujuk ke RSUD Dr Koesma Tuban,’’ ujarnya.
Setelah dilarikan ke RSUD Dr Koesma Tuban, tim dokter menyarankan rawat jalan terhadap pelaku.
‘’Dari hasil pemeriksaan laboratorium Patologi Klinik ditemukan bahwa tersangka menderita kreatin darah pada ginjalm, sehingga melebihi batas normal sehingga ginjal tidak bisa memfilter racun yang masuk ke dalam tubuh,’’ jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan Rianto, setelah hasil uji labolatorium, kemudian dialkukan tindakan medis berupa cuci darah.
Namun, saat petugas medis melakukan pengecekan pada keesokan harinya, didapati kondisi tersangka semakin memburuk dan dinyatakan meninggal pada Minggu sekitar pukul 13.21. ‘’Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah