TUBAN – Kabar gembira bagi masyarakat Tuban yang ingin menjadi aparatur sipil negara (ASN).
Pasalnya, 826 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang diusulkan Pemkab Tuban disetujui seratus persen.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban Fien Roekmini Koesnawangsih membenarkan usulan formasi pemkab disetujui penuh oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
‘’Direkomendasikan seluruhnya,’’ tegas dia.
Disampaikan pejabat berdomisili di Perumahan Tasikmadu tersebut, kuota lowongan ASN yang diusulkan itu berdasar kebutuhan pegawai di lingkungan pemkab setempat. Baik PPPK maupun PNS, setelah dikurangi jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun.
Fien sapaan akrabnya mengatakan, untuk PNS yang purnatugas di 2024 sebanyak 420 orang dengan waktu yang berbeda. Sehingga disetujuinya usulan ASN tersebut, kekosongan jabatan akan segera terisi.
‘’Alhamdulillah semua usulan disetujui sehingga nantinya bisa menambal kekosongan dan untuk regenerasi,” ujar dia.
Fien menyampaikan, dari 826 formasi rinciannya sebanyak 775 kuota PPPK atau sekitar 93 persen untuk mengisi kebutuhan guru, tenaga kesehatan (nakes), dan teknis. Sisanya, 51 formasi kuota CPNS di berbagai bidang.
Hanya saja, sampai saat ini pihaknya masih belum mendapatkan rincian formasi PPPK untuk guru, nakes dan teknis.
‘’Sampai dengan sekarang masih proses, jadi ditunggu saja,” ungkapnya.
Terkait jadwal rekrutmen CPNS dan PPPK, pihaknya juga belum mendapatkan informasi tanggal pastinya.
Sebab, hingga kemarin (1/5) belum ada surat edaran resmi. Pihaknya enggan berspekulasi terkait jadwal karena seluruh kebijakan berpedoman pada surat secara tertulis yang dikeluarkan resmi oleh Kemenpan-RB.
‘’Kita tunggu saja informasi selanjutnya,” tandasnya.
Namun berdasarkan informasi yang beredar, rekrutmen ASN di lingkup pemerintahan daerah akan dimulai sejak Oktober hingga akhir tahun ini. (zia/yud)