RADARTUBAN – Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban kemarin (7/5) bak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.
Dari pagi hingga petang, kantor penyelenggara pemilu di Jalan Pramuka itu diserbu ribuan pelamar calon panitia pemungutan suara (PPS).
Tampak kendaraan roda dua menjejali halaman kantor hingga sepanjang tepi jalan protokol depan kantor KPUK setempat.
Fenomena ini sekaligus menandaskan bahwa masih begitu banyak masyarakat Tuban yang membutuhkan pekerjaan.
Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, ribuan pelamar PPS yang didominasi usia muda itu tampak antre menyerahkan berkas pendaftaran.
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPUK Tuban Zakiyatul Munawaroh mengatakan, sejak dibuka pada 2 Mei hingga kemarin (7/5), jumlah pelamar PPS terus bertambah.
Berdasar data yang terakumulasi, total sementara pendaftar yang sudah login ke aplikasi sistem informasi anggota KPU dan badan ad hoc (Siakba) mencapai 2.115 orang. ‘’Data ini masih akan terus bertambah,’’ katanya.
Disampaikan Zakiya, kendati jumlah pendaftar sudah mencapai dua ribu lebih. Namun belum semua desa memenuhi kuota pendaftar, yakni minimal enam pelamar per desa.
‘’Hari ini (kemarin, Red) pendaftaran terakhir sampai pukul 23.59,’’ ujarnya.
Bagaimana jika sampai tadi tengah malam tidak memenuhi kuota? Disampaikan Zakiya, jika sampai batas waktu yang ditetapkan masih belum memenuhi kuota per masing-masing desa, maka pendaftaran akan diperpanjang hingga beberapa hari ke depan.
‘’Insyaallah terpenuhi. Tapi jika tidak terpenuhi akan kami perpanjang hingga 11 Mei,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah