Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pilkada Tuban 2024: Sosok Calon Pasangan Bupati Lindra Masih Wait and See

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 15 Mei 2024 | 17:00 WIB

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menjelaskan makna di balik nama Tuban Abirama.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menjelaskan makna di balik nama Tuban Abirama.

RADARTUBAN – Bupati Aditya Halindra Faridzky sudah memastikan diri bakal maju lagi dalam Pilkada 2024.

Namun, siapa sosok calon wakil bupati yang bakal mendampinginya, hingga saat ini masih abu-abu.

Apakah kembali berpasangan dengan Wakil Bupati Riyadi atau pecah kongsi, sejauh ini masih wait and see. Saling menunggu.

Dalam beberapa kesempatan—ketika ditanya awak media terkait peluang calon wakil bupati yang bakal mendampinginya, Mas Lindra—sapaan akrab bupati—hanya menjawab secara diplomatis.

‘’Insyaallah yang terbaik, mohon doanya,’’ ujarnya menjawab pertanyaan wartawan koran ini terkait sosok calon wakil bupati yang bakal mendampinginya.

Bupati yang juga Ketua DPD Partai Golkar Tuban ini menegaskan bahwa siapa pun sosok calon wakil bupati yang bakal mendampinginya nanti, adalah keputusan internal partai.

‘’Nanti akan didiskusikan di internal dulu,’’ ujarnya.

Mas Lindra menegaskan, ketika proses diskusi di internal partai selesai, dan menemukan sosok bakal calon wakil bupati yang tepat, maka pada waktunya nanti akan diumumkan ke publik.

‘’Mohon minta waktu dulu untuk diskusi,’’ tandasnya.

Sebagaimana diketahui, pada Pilkada 2024 ini DPD Partai Golkar bisa mengusung bakal 
calon bupati-wakil bupati sendiri.

Itu menyusul perolehan kursi Partai Golkar pada pemilu lalu yang mencapai 20 kursi atau 40 persen dari total 50 kursi DPRD Tuban yang diperebutkan.

20 kursi yang diperoleh Partai Golkar itu naik dua kali lipat lebih dibanding Pemilu 2019 yang hanya meraih 9 kursi.

Artinya, perolehan kursi Partai Golkar telah mencapai 20 persen lebih itu telah melampaui ambang batas syarat pencalonan pasangan calon bupati-wakil bupati.

Sehingga, cukup bagi partai berlambang pohon beringin ini untuk mengusung pasangan calon bupati-wakil bupati sendiri, tanpa koalisi dengan partai lain.

Selain Partai Golkar, parpol lain yang bisa mengusung calon sendiri adalah PKB. Pada pemilu lalu, PKB meraih 11 kursi.

Namun, partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang ini tidak cukup percaya diri untuk mengusung calon sendiri.

Bahkan, sudah terang-terangan berniat untuk koalisi dengan Partai Golkar. Hanya saja, keinginan itu tidak pernah ditanggapi oleh Golkar.

‘’Meski secara regulasi PKB bisa mengusung sendiri, tapi untuk sekarang tidak memungkinkan,’’ ujar Miyadi dalam pernyataannya beberapa waktu lalu setelah didesak oleh para sesepuh PKB dan tokoh NU agar DPC PKB Tuban mengusung calon sendiri. (fud/tok)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#lindra #bupati #wakil bupati #pasangan