Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Total Tunggakan Material Rp 300 Juta, Kontraktor JLS Baru Bayar Rp 60 Juta

Andreyan (An) • Sabtu, 18 Mei 2024 | 14:00 WIB
DIKEBUT: Pengerjaan proyek JLS yang terus dikebut di tengah kemelut permasalahan antara kontraktor dengan pihak supplier material.
DIKEBUT: Pengerjaan proyek JLS yang terus dikebut di tengah kemelut permasalahan antara kontraktor dengan pihak supplier material.

RADARTUBAN – Supplier proyek jalan lingkar selatan (JLS) kembali harus berlapang dada.

Janji PT Restu Cipta Mulia Mandiri untuk melunasi pembayaran, ternyata hanya dicicil. Jumlah yang baru dibayarkan sebesar 60 persen tahap pertama.  

Dalam kesepakatan sebelumnya, PT Restu Cipta Mulia Mandiri menjanjikan akan melunasi pembayaran pada 15 Mei lalu.

Namun faktanya pembayaran baru dibayarkan satu hari berikutnya. Itu pun tak penuh seratus persen.

Hamim selaku pihak supplier mengatakan, jika sesuai kesepakatan, pada pembayaran tahap pertama ini seharusnya dirinya sudah menerima pembayaran Rp 100 juta.

Namun yang dia terima dari kontraktor jalan lingkar selatan (JLS) itu hanya Rp 60 juta atau 60 persen.

Meski rekanan asal Gresik itu tidak menunaikan kesepakatan awal, namun Hamim dan kawan-kawannya mengaku masih menaruh percaya kepada kontraktor tersebut. Seluruh supplier meyakini jika pembayaran akan segera dilunasi.

‘’Meski pembayarannya molor sehari, tapi mereka telah menunjukkan adanya itikad baik untuk membayar,’’ ujarnya.

Berdasarkan janji rekanan kepada Hamim, sisa 40 persen pembayaran tahap pertama akan dilanjutkan pada pekan depan.

‘’Kami belum tahu tanggalnya kapan, tapi mereka telah berjanji akan membayar pekan depan,’’ katanya.

Meski tidak ada jaminan akan membayar tepat waktu, namun supplier material JLS asal Kecamatan Merakurak itu berharap, janji kontraktor itu segera ditunaikan.

Terpisah, Direktur PT Restu Cipta Mulia Mandiri Heru Budiarto saat dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Tuban melalui pesan WhatsApp terkait rencana pelunasan pembayaran tahap pertama yang kurang 40 persen, belum memberi jawaban.

Hingga berita ini ditulis kemarin petang pukul 17.21, dia tak kunjung memberikan informasi apa pun terhadap wartawan koran ini.

Sebelumnya, PT Restu Cipta Mulia Mandiri punya kewajiban pembayaran tunggakan material proyek JLS sebesar 300 juta.

Dalam nota perjanjian yang disepakati kedua belah pihak tertulis pembayaran akan dilakukan tiga bulan ke depan. Waktu pembayaran disepakati setiap tanggal 15 yang terhitung mulai Mei ini. (an/yud)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Jalan Lingkar Selatan #proyek #JLS #pembayaran #Supplier