Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jalan Lingkar Selatan Tuban Mulai Diaktifkan Terbatas: Kendaraan Berat Boleh Lewat, tapi Tak Wajib

Muhammad Azlan Syah • Kamis, 30 Mei 2024 | 17:00 WIB
MULAI BEROPERASI: Salah satu titik JLS di wilayah Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban yang dipasangi banner peringatan, sejak kemarin (29/5).
MULAI BEROPERASI: Salah satu titik JLS di wilayah Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban yang dipasangi banner peringatan, sejak kemarin (29/5).

RADARTUBAN – Setelah dilaporkan tuntas, jalan lingkar selatan (JLS) Tuban mulai diaktifkan secara terbatas. Kendaraan berat bisa melintas ke jalan baru tersebut karena sudah dibuka sistem dua lajur.

Keputusan tersebut, berdasarkan hasil rapat forum lalu lintas ang­kutan jalan (LLAJ) Tuban. Demi keamanan, sejumlah rambu arus lalu lintas mulai dipasang di se­jumlah titik.

Selain rambu pengarah jalan, terlihat juga papan peringatan titik rawan pengendara lawan arus.

Kepala Bidang LLAJ Dinas Ling­kungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan me­ngatakan, kesepakatan dibuka­nya dua jalur berdasarkan keluhan masyarakat. Banyak yang protes maraknya pengendara melawan arus di sepanjang JLS.

‘’Untuk memi­nimalisir potensi bahaya pengguna jalan sekaligus mengu­rangi kerawa­nan kecelakaan,’’ ungkap dia.

DLHP Tuban bersama Satlantas Polres Tuban, kata Imam, hingga ke­marin masih masif melakukan sosiali­sasi kepada pengendara agar mematuhi rambu lalu lintas.

Salah satunya melalui banner peringatan yang dibentang di sejumlah titik.

‘’Saat ini pengope­rasian masih ter­batas karena masih tahap melengkapi keleng­kapan di sepanjang JLS,’’ ujar dia.

Lulusan Sekolah Tinggi Transpor­tasi Darat (STTD) Bekasi ini me­ngatakan, saat ini kendaraan berat dari arah Surabaya maupun Se­marang belum diwajibkan melewati JLS.

Sebab, prasarana penunjang lalu lintas seperti penerangan jalan umum (PJU), rambu, dan perleng­kapan lainnya masih dalam tahap penyelesaian.

‘’Pengoperasian untuk saat ini masih terbatas, nantinya jika per­lengkapan penunjang telah tuntas seluruhnya maka jalur JLS akan menjadi jalur kendaraan berat dari arah Surabaya maupun Se­marang,’’ jelas Imam.

Harapannya setelah pengaktifan JLS secara terbatas ini, kata Imam, dapat mengurangi kasus kecelakaan yang ada di JLS Tuban.

‘’Semoga pengendara dapat tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan yang ada,’’ pungkasnya. (an/yud)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Tuban #Jalan Lingkar Selatan #kendaraan berat #JLS #llaj #terbatas #diaktifkan #Tuntas