RADARTUBAN – Proyek revitalisasi Alun-Alun Tuban dimulai. Beberapa hari ini, lokasi proyek telah ditutup total menggunakan seng.
Perbaikan ruang publik di tengah pusat kota itu ditarget tuntas sebelum akhir tahun.
Proyek dengan pagu Rp 19 miliar itu dimenangkan oleh PT Defani Energi Indonesia.
Perusahaan asal Surabaya itu memberikan penawaran Rp 18,8 miliar atau turun Rp 199 juta dari pagu awal.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) Tuban Agung Supriyadi mengatakan, kontrak proyek revitalisasi Alun-Alun itu selama enam bulan.
Tanda tangan kontrak dilakukan 21 Mei lalu. ‘’Sebelum akhir tahun harus selesao,’’ katanya.
Disampaikan Agung, waktu enam bulan dinilai cukup untuk menuntaskan proyek peremajaan Alun-Alun tersebut.
‘’Harapannya, awal tahun 2025 nanti sudah bisa dinikmati masyarakat,’’ ujarnya.
Sesuai rencana, penataan Alun-Alun mencakup renovasi taman, pembangunan area bermain anak, penambahan fasilitas, serta perbaikan infrastruktur seperti trotoar yang akan dilebarkan menjadi 5 meter.
Untuk taman sebelah utara yang sebelumnya terkesan kumuh akan dirombak total, serta ditambahkan tempat untuk memamerkan produk khas Tuban. (fud/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah