RADARTUBAN – Kendati sudah beroperasi, namun belum semua kendaraan besar diwajibkan melintas di jalan lingkar selatan (JLS).
Alasannya, kondisi lalu lintas di sepanjang jalur ringroad tersebut belum sepenuhnya aman. Masih banyak ruas yang belum terpasangi lampu penerangan jalan umum (PJU).
Kabid Penerangan Jalan Umum Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) DLHP Tuban Slamet Hariyanto mengatakan, rencana pemasangan lampu PJU masih dalam proses pengerjaan dari pihak pelaksanan jalan nasional (PJN).
‘’Sebenarnya kami (pemerintah daerah, Red) juga telah menganggarkan pemasangan PJU, tapi sifatnya melengkapi. Sehingga kami masih menunggu pemasangan dari PJU dulu,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Disampaikan Slamet, sejak 2022 hingga akhir 2023 lalu sudah terpasang 180 titik PJU tenaga surya dan listrik di sepanjang jalur JLS.
Rinciannya, 75 PJU dari pihak PJN, sedangkan 105 titik lainnya dikerjakan oleh Pemkab Tuban. Namun, terang Slamet, total 180 PJU tersebut masih belum cukup.
‘’Masih ada kekurangan cukup banyak yang akan dipenuhi tahun ini,’’ ujarnya.
Namun, kapan kekurangan PJU di jalur pengurai kepadatan lalu lintas di tengah kota tersebut, Slamet belum dapat memastikan.
Sebaliknya, hingga saat ini pihaknya juga masih menunggu kepastikan.
‘’Semoga bisa segera, sehingga tidak ada kekhawatiran lagi ketika melintas di JLS,’’ harapannya. (an/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah