Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Terimbas Hujan Buatan dari Lamongan. Tuban Mendadak diguyur Hujan

Annisa Dwi Kusuma Hany • Senin, 10 Juni 2024 | 15:30 WIB
BASAH KUYUP: Tugu di pertigaan Pakah, yang diguyur hujan, kemarin (9/6).
BASAH KUYUP: Tugu di pertigaan Pakah, yang diguyur hujan, kemarin (9/6).

RADARTUBAN – Hujan yang mendadak mengguyur Tuban selama sepekan terakhir diperkirakan imbas dari hujan buatan yang saat ini berlangsung di Lamongan.

Seperti diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) sejak 30 Mei hingga Senin hari ini (10/6) hari ini sedang mengembangkan hujan buatan melalui teknologi modifikasi cuaca (TMC).

Kepala BMKG Tuban Zem Irianto Padama mengatakan,  program TMC ini merupakan salah satu inisiatif BMKG bersama BBWS untuk menciptakan hujan di Kota Soto tersebut.

Salah satu tujuannya untuk mencegah kekeringan agar tidak semakin parah. ’’Kemungkinan Tuban terimbas hujan itu karena awan dibawa oleh angin,’’ ungkap dia.

Pejabat kelahiran Papua ini menjelaskan, program TMC di wilayah Jawa Timur bertujuan untuk membuat hujan buatan guna mengisi waduk-waduk.

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan air untuk irigasi sawah selama musim kemarau. ’’Sehingga kebutuhan air selama musim kemarau dapat tercukupi,” jelas dia.

Mantan Kasubbid Pelayanan BMKG Juanda ini menambahkan, pergerakan angin dari Lamongan diperkirakan membawa sebagian awan-awan hujan ke wilayah Tuban.

TMC belum dilakukan untuk Tuban karena ketersediaan air di wilayah ini masih dinilai cukup aman. ’’Musim kemarau di Tuban tidak sampai ekstrem atau kering sekali,” ungkap dia.

Zem menambahkan, kriteria musim kemarau ditentukan apabila curah hujan dalam satu dasarian atau 10 hari terakhir sebesar kurang dari 50 mm yang diikuti dengan tiga dasarian berikutnya.(han/yud)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#lamongan #BMKG #mengisi #modifikasi cuaca #hujan buatan #waduk