Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Harga Sembako Naik Jelang Idul Adha, Diskopumdag Sebut Masih Stabil dan Ungkap Beberapa Faktor Penyebabnya

Amin Fauzie • Sabtu, 15 Juni 2024 | 16:10 WIB
TRANSAKSI: Aktivitas perdagangan di Pasar Baru Tuban.
TRANSAKSI: Aktivitas perdagangan di Pasar Baru Tuban.

TUBAN – Seakan menjadi sebuah kebiasaan, setiap menjelang hari besar seperti Idul Adha, harga sejumlah sembako mulai mengalami kenaikan.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban, kenaikan terjadi di beberapa bahan pokok. Antara lain ayam kampung, ayam potong, bawang merah, cabai keriting, kentang, dan tomat.

Harga ayam kampung yang semula Rp 70 ribu per kilogram (kg) kini sudah mencapai Rp 75 ribu - Rp 80 ribu per kg.

Harga ayam potong dari sebe lumnya Rp 32 ribu - Rp 35 ribu menjadi Rp 50 ribu per kg. Sedangkan untuk bawang merah, dari Rp 35 ribu per kg menjadi Rp 38 ribu per kg.

Untuk harga cabai keriting dari awal harga Rp 37 ribu per kg melonjak hingga Rp 42 ribu per kg.

Adip Bastian, seorang pedagang sayur mengungkapkan, harga sembako mulai mengalami kenaikan sejak dua pekan menjelang Idul Adha.

Namun dia menyebut masih wajar jika dibandingkan kenaikan harga sembako menjelang Idul Fitri lalu.

‘’Banyak komoditas yang harganya mulai naik,” katanya.

Dia menjelaskan, dari semua komoditas yang naik, harga cabai diprediksi terus merangkak menjelang hari raya kurban tersebut.

Pemicunya, bahan-bahan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabai paling banyak dicari masyarakat.

‘’Perbumbuan itu pasti naik, tapi cabai akan terus naik sampai Idul Adha,” terangnya.

Menanggapi kenaikan harga sembako yang mulai naik menjelang Idul Adha, Kepala Diskopumdag Tuban Agus Wijaya melalui Kabid Perdagangan Diskopumdag, Agus Setiawan mengatakan, kenaikan harga sembako saat ini masih terpantau stabil.

Menurut dia, harga bahan pokok di tiga pasar meliputi Pasar Baru Tuban, Pasar Bangilan, dan Pasar Jatirogo masih dalam kategori stabil.

Dia mengklaim tidak ada kenaikan harga yang tidak wajar atau signifikan.

‘’Masih terlampau stabil,” ujarnya.

Disampaikan dia, harga beberapa bahan pokok yang mulai naik seperti cabai dan bawang disebabkan oleh faktor cuaca. Selain itu, banyaknya permintaan pasar yang tidak sebanding dengan persediaan.

‘’Cuaca juga berpengaruh karena sekarang memasuki musim kemarau,” tutur pria asal Bojonegoro itu. (gi/yud)

Editor : Amin Fauzie
#kenaikan harga sembako #Idul Adha