Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

SMKN 1 - SMKN 2 Tuban Masih Difavoritkan Pendaftar

Annisa Dwi Kusuma Hany • Kamis, 27 Juni 2024 | 16:30 WIB
TELITI: Calon siswa saat melakukan daftar ulang pada sistem PPDB SMA/SMK.
TELITI: Calon siswa saat melakukan daftar ulang pada sistem PPDB SMA/SMK.

RADARTUBAN – Meski sudah lebih dari lima tahun dite­rap­kan, misi pemerataan pen­didikan melalui zonasi sepertinya ma­sih sulit ter­tanam dalam pikiran masya­rakat.

Terbukti, sejumlah sekolah masih di­ang­gap favorit oleh masya­rakat hing­ga pendaftarnya tiap tahun selalu membeludak.

Dua sekolah yang selama ini dianggap unggulan an­tara lain SMKN 1 Tuban dan SMKN 2 Tuban.

Dua lembaga pendi­dikan tersebut diserbu banyak pendaftar pada dua jalur pe­nerimaan peserta didik baru (PPDB) yang su­dah dibuka.

Sedangkan, PPDB jenjang SMA/SMK saat ini hanya me­nyisakan dua tahap.

Meli­puti tahap IV jalur zo­nasi SMA yang dibuka 27-28 Juni dan tahap V jalur pres­tasi ni­lai akademik SMK yang dibuka 3-4 Juli.

Kepala SMKN 1 Tuban Su­cipto mengatakan, pen­daf­tar di seko­lahnya membe­ludak.

Sehingga tidak ada limpahan sisa pagu dari jalur PPDB sebe­lumnya. Dia men­jelas­kan, pa­gu di seko­lahnya hanya ter­sedia 427 kursi untuk jalur prestasi nilai aka­­demik.

’’Sisa limpahan pagu dari jalur sebelumnya, sudah terisi pe­nuh saat PP­DB zonasi,’’ tegas dia.

Lebih lanjut mantan Kepala SMKN 3 Tuban ini menjelas­kan, pagu PPDB tahap I (afir­masi, perpindahan orang tua, dan jalur prestasi hasil lomba SMK) terisi 153 siswa. Sedang­kan tahap III (jalur zonasi SMK) terisi se­banyak 104 siswa.

’’Pagu tersebut sudah se­suai de­ngan proporsi, se­hingga ti­dak ada peralihan pagu ke tahap akhir,’’ ungkap dia.

Pendidik yang juga Ketua Mu­­syawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMKN Tu­ban itu menambahkan, PPDB ta­hun ini berbeda dengan se­belumnya. PPDB 2024 ini, kata Sucipto, lebih mudah karena sistem sudah terin­tegrasi secara otomatis.

’’Se­hingga memini­malisir kesala­han dan ke­curangan,” ujar dia.

Berbeda dengan tahun-ta­hun sebelumnya, PPDB saat ini lebih ketat.

Terbukti, sertifikat pendaftar harus disertai surat keterangan dari kepala sekolah lembaga sebelumnya.

Hal ini untuk meminimalisir adanya pe­nye­le­wengan atau pemal­suan dokumen administrasi.

Terpisah, Ketua PPDB SMK­N 2 Tuban Nanang Slamet Mul­yono mengata­kan, pagunya hanya tersedia 411 kursi. Pagu tersebut sudah sesuai peme­taan awal untuk jalur prestasi nilai akademik.

’’Pagu tahap sebe­lumnya sudah terpenuhi semua dan sampai saat ini tidak dite­mukan kecura­ngan,” tegas pria asal Kelu­rahan Sendang­harjo, Tuban ter­sebut. (han/yud)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#zonasi #favorit #SMKN 1 Tuban #Tahap #pendaftar #ppdb #SMKN 2 Tuban