RADARTUBAN - Tren untuk mempercantik bagian tubuh wanita terus bermunculan. Salah satunya nail art, atau seni melukis di atas kuku.
Nail art mulai banyak diminati karena sebagian wanita meyakini kecantikan bukan hanya sekadar wajah rupawan. Melainkan juga memiliki kuku yang indah.
Rulita, salah satu staf salon kuku mengatakan, nail art dan extension menjadi salah satu tren dengan banyak peminat dari kalangan wanita.
Menurut dia, tren melukis pada kuku ini lebih digemari anak-anak muda jika dibandingkan extension kuku.
‘’Extension lebih mahal karena perawatannya lebih rumit,’’ terang dia.
Agar kuku palsu bisa awet, kata Lita, maka pemakai harus menghindari beberapa kegiatan yang langsung berhubungan dengan kuku.
Contohnya saat awal pemakaian, kuku palsu tidak boleh kemasukan air.
Selain itu, tidak diperkenankan terlalu sering mencuci baju dengan tangan. Jika dilakukan terus menerus, dapat menimbulkan tumbuhnya jamur pada kuku.
‘’Memang banyak yang harus dihindari kalau mau awet,” ujarnya.
Dibandingkan dengan extension, perawatan nail art cenderung lebih mudah. Namun, Lita mengatakan, jika kesulitan nail art ada pada proses penggambaran.
Lantaran, model yang diinginkan serta bentuk kuku setiap pelanggan yang berbeda.
Artinya, setiap pelanggan pasti memiliki kesulitannya masing-masing. ‘’Karena berbeda-beda, jadi keahlian melukisnya sangat diperlukan,” kata dia
Gadis yang bertempat tinggal di Alfalah itu mengatakan, tren kecantikan yang terbilang baru ini didominasi usia 17-30 tahun.
Menurutnya, hal ini disebabkan karena usia tersebut masih terus update dengan tren kecantikan.
‘’Mungkin karena medsos itu biasanya digunakan sama anak muda, jadi pemesan nail art juga anak-anak muda,” terangnya.
Disampaikan Lita, banyak di antara anak-anak muda yang menyewa jasanya untuk momentum tertentu. Seperti wisuda, lamaran, dan juga pernikahan.
Model yang ditentukan pun beragam, sesuai dengan keinginan dari pelanggan sendiri.
‘’Biasanya mereka sudah menyiapkan modelnya akan seperti apa,” pugkas dia. (gi/yud)
Editor : Muhammad Azlan Syah