Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Seleksi PPPK Tuban Segera Dibuka, Tersedia 155 Formasi Untuk Nakes

Annisa Dwi Kusuma Hany • Rabu, 3 Juli 2024 | 14:00 WIB
MEMPERJUANGKAN NASIB: Sejumlah nakes dan nonnakes yang terus berjuang untuk menjadi ASN.
MEMPERJUANGKAN NASIB: Sejumlah nakes dan nonnakes yang terus berjuang untuk menjadi ASN.

RADARTUBAN – Seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) yang diagendakan digelar akhir tahun ini bakal me­ngangkat 155 pegawai peme­rintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bidang kese­hatan.

Ratusan kursi tersebut diperkirakan bakal dipere­but­kan ribuan tenaga kese­hatan yang saat ini masih berstatus honorer.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Tuban Fien Roekmini menje­las­­kan, belanja pegawai ta­hun 2023 sudah mencapai 37 persen dari total anggaran pen­dapatan dan belanja da­er­ah (APBD).

Yang berarti anggaran itu sudah melam­paui batas maksimum, 30 persen APBD sesuai dengan ketetapan. Sehingga 826 for­masi tersebut sesuai de­ngan porsi anggaran.

’’Dari jumlah itu terdapat 155 kuota untuk tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Disisi lain, salah satu ho­norer yang tidak ingin dise­butkan namanya mengung­kapkan, total tenaga non-ASN di 33 puskesmas dan 2 rumah sakit umum daerah (RSUD) sebanyak 557 orang.

Rincian­nya, 251 nakes dan 306 non nakes. Data itu me­rupakan data campuran yang terdaftar di Sistem In­formasi Sumber Daya Ma­nusia Kesehatan (SISDMK) dan Badan Kepe­gawaian Negara (BKN).

Ketidaksamaan data antara SISDMK dengan BKN, me­mun­culkan kebingungan da­ri para peserta.

Sebab, ada beberapa nama yang ma­suk di SISDMK dan BKN. Sebagian lainnya, hanya ter­cantum pada salah sa­tunya.

Menurut Kepala Bidang Ke­sehatan Masyarakat, Ke­far­­masian, dan Alat Kese­hatan, serta Tenaga Kese­hatan Dinas Kesehatan (Din­kes) Tuban Rukmini memiliki data yang berbeda.

Dia mengatakan, per 21 Mei 2024, tercatat ada 850 nakes honorer di Tuban. Rincian­nya, 123 honorer K2 dan 24 tenaga honorer non-ASN yang digaji melalui APBD.

Selain itu, sebanyak 703 ho­norer badan layanan umum daerah (BLUD) yang digaji oleh puskesmas dan rumah sakit.

Meski demikian, dari 850 nakes honorer itu, sebanyak 554 nakes sudah mendapatkan surat keputu­san (SK) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada bulan ini.

’’Se­hingga sisanya tinggal 296 honorer, ini yang menjadi tanggung jawab Dinkes,” jelas ASN yang akrab disapa Rukmini.

Lebih lanjut, ASN asal Ke­lurahan Karangsari ini me­nambahkan, terakhir Dinkes mengajukan 163 kursi untuk PPPK tahun ini, tapi masih diverifikasi terlebih dahulu.

Alurnya, Dinkes menampung usulan kebutuhan dari pus­kesmas dan rumah sakit pe­merintahan yang ada di Tuban.

Kemudian, Dinkes juga me­mastikan jumlah honorer yang ada di fasilitas kese­hatan masing-masing.

Sete­lah data terkumpul, Dinkes menga­jukan ke BKPSDM. Namun, formasi yang diaju­kan ke BKN akan menye­suaikan dengan belanja pegawai daerah Tuban.

’’Mu­­dah-mudahan tidak ber­kurang jumlah yang kami usulkan,” ujar Rukmini de­ngan penuh harapan.(han/yud)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Tuban #pppk #BPKSDM #CASN #formasi #nakes #apbd