RADARTUBAN - Golongan darah AB menjadi golongan yang sulit di cari di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Tuban.
Selama ini, sebagian besar pendonor adalah mereka yang memiliki golongan darah O dan B. Sehingga, UDD PMI Tuban sempat beberapa kali kekurangan stok pada golongan darah tersebut.
Humas UDD PMI Tuban Sarju Efendi mengatakan, beberapa minggu lalu pihaknya pernah kekurangan stok golongan darah AB. Namun, hal itu tak berlangsung lama.
Lantaran, setelah diinformasikan melalui sosial media serta beberapa pendonor aktif darah tersebut langsung terpenuhi.
‘’Sekarang Alhamdulillah sudah kembali stabil, bahkan overload,” ujarnya.
Disampaikan dia, terkadang UDD PMI Tuban tidak selalu menyediakan trombosit darah. Hal ini dipicu karena masa kadaluarsa trombosit hanya sampai 5 hari saja.
Sehingga, ketika ada permintaan trombosit yang tidak bisa dipenuhi UDD PMI maka keluarga pasien akan dibantu mencari solusi.
‘’Kita berikan beberapa solusi, jika persediaan yang diminta sedang kosong,” katanya.
Solusi tersebut antara lain salah satu keluarga harus menjadi pendonor.
Selain itu, UDD PMI juga turut mengupayakan mencari donor pengganti dengan menghubungi pendonor aktif yang berada di database-nya.
Jika solusi tersebut masih tidak dapat memenuhi permintaan pasien, maka jalan terakhir yang harus dilakukan adalah meminta bantuan pada polres atau Kodim 0811 Tuban.
Sarju sapaan akrabnya mengungkapkan, meski membutuhkan waktu, permintaan darah tersebut sebagian besar dapat teratasi.
Pria yang sudah bekerja di UDD PMI Tuban selama 16 tahun tersebut menuturkan, dia sangat dimudahkan dengan adanya media sosial untuk penyebaran informasi cepat ke masyarakat.
‘’Sangat terbantu biasanya setelah adanya pengumuman itu, beberapa waktu akan ada yang mendonorkan darah,” jelasnya. (gi/yud)
Editor : Muhammad Azlan Syah