RADARTUBAN – Seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) gelombang kedua jenjang SD jalur zonasi memasuki tahap daftar ulang.
Selama pelaksanaan seleksi PPDB yang mengukur jarak rumah ke lokasi sekolah itu masih ditemukan banyak kesalahan pendaftar dalam melampirkan berkas persyaratan.
Ketua PPDB SDN Kutorejo 1 Tuban Eka Putri Oktaviani mengatakan, pendaftar masih banyak yang menyertakan berkas kartu keluarga (KK) yang terbit dalam rentang waktu kurang dari satu tahun.
‘’Masih ada yang salah dalam melampirkan berkas KK dan harus melengkapinya dengan KK lama,’’ ujar dia.
Sementara itu, pendaftar di sejumlah sekolah yang selama ini difavoritkan masyarakat terpantau sudah terpenuhi sejak hari kedua.
Di SDN Kutorejo, kata Eka, kuota sudah terpenuhi sejak hari kedua PPDB zonasi. Bahkan, sejumlah pendaftar terpaksa tereliminasi.
‘’Alhamdulillah jumlah pendaftar sudah melebihi pagu yang tersedia,’’ jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan oleh Eka, meski jumlah pendaftar telah melebihi pagu tapi peluang bagi calon peserta didik yang ingin mendaftar di hari ketiga masih sangat terbuka lebar.
‘’Peluang masih ada, karena masih sangat memungkinkan terjadi pergeseran hingga hari ketiga,’’ imbuh dia.
Terpisah, Ketua panitia PPDB SDN Kebonsari 1 Tuban Dwi Dipa Pristiana menyampaikan, pada pelaksanaan PPDB gelombang kedua jalur zonasi diklaim tanpa kendala.
Menurut dia, tahun ini sangat minim ditemukan kecurangan yang dilakukan pendaftar.
‘’Alhamdulillah semuanya lancar, tidak ada protes yang dilakukan oleh wali murid,’’ tutur dia.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban Abdul Rakhmat menyampaikan, sejumlah sekolah sudah terpenuhi pagunya sejak hari kedua PPDB zonasi.
Menurut dia, antusias pendaftar jalur zonasi sudah terlihat sejak hari pertama.
‘’Meski jumlah pendaftar telah melebihi pagu tapi peluang tergeser di tahap pemeringkatan masih sangat bisa terjadi,’’ ungkap dia. (an/yud)
Editor : Muhammad Azlan Syah