RADARTUBAN – Warga Dusun Krajan, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong mendadak berbondong-bondong keluar rumah, Jumat dini hari kemarin (5/7).
Sekitar pukul 00.15, warga mendapati api membumbung tinggi dari salah satu rumah warga desa tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Damkar Tuban Sutaji menyampaikan, belum diketahui secara pasti sumber api yang menghanguskan rumah Trisno itu bermula dari mana. Dia menduga, api berawal dari hubungan arus pendek.
‘’Api cepat menjalar karena rumahnya didominasi dengan bahan kayu,’’ ungkap dia.
Petugas di lokasi yang juga dibantu warga sekitar untuk memadamkan api, membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk pemadaman.
Namun sayangnya, rumah beserta isinya senilai Rp 150 juta itu tidak terselamatkan. Sebagian bangunannya hangus karena dilahap si jago merah.
‘’Standar keamanan kelistrikan di dalam rumah harus diperhatikan,’’ pesan dia.
Mantan Camat Bancar ini mengatakan, lima unit armada dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang membesar. Kelima armada yang terjun di lokasi meliputi satu unit fire truck pos Singgahan, 1 unit fire truck pos Jatirogo, 2 unit fire truck pos Induk atau Mako, dan 1 unit fire truck PLTU Tanjung Awar-Awar. (an/yud)
Editor : Muhammad Azlan Syah