RADARTUBAN–Media sosial TikTok ramai memperbincangkan aktris Prilly Latuconsina yang berhasil menurunkan berat badan hingga 12 kilogram (Kg).
Selain melalui pola makan sehat, bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala (GGS) ini mengonsumsi buah siwalan.
Siwalan sebagai salah satu menu wajib diet aktris yang akrab disapa Prilly itu terungkap dari unggahan menu harian di akun TikTok pribadinya.
Buah lontar atau siwalan merupakan tergolong dalam buah rendah kalori yang bisa digunakan sebagai camilan bagi orang yang sedang diet.
Dalam video TikTok yang diunggah Minggu (7/7), Prilly mengungkapkan bahwa dia menerapkan metode cleaneating atau memilih makanan yang belum banyak melalui proses pengolahan dan menghindari makanan berkadar gula tinggi.
Bahkan dalam salah satu postingannya, Prilly terang-terangan berbagi tips mengurangi berat badan melalui konsumsi buah lontar atau siwalan.
Dalam akunnya, Prilly menulis: Pagi cuma ngopi item aja, siangnya aku makan sayur dan protein.
Ini aku makan tauge dan telur, terus aku makan buah lontar karena ini kalorinya nggak banyak dan buahnya nggak terlalu manis.
Untuk makan sore, Prilly menuliskan bahwa dia mengonsumsi nasi goreng kinoa, terong bakar, dan tahu.
Paling penting minumnya harus air putih. Meski menjalani diet ketat, pemain film Target ini masih mengonsumsi dessert sehat bebas gluten.
Dia juga menekankan pentingnya makan secukupnya dan berhenti sebelum kenyang.
“Kuncinya adalah makan secukupnya, berhenti makan sebelum kenyang dan ngejalaninnya harus dengan happy dan bertahap,” tutupnya.
Berkat pola makan sehat ini, berat badan Prilly turun dari 49 kg menjadi 37 kg, mengundang decak kagum publik atas penampilannya yang kini terlihat lebih ramping.
Artinya, siwalan memiliki peran dalam penurunan berat badan, kadar lemak, indeks massa tubuh, dan penekanan nafsu makan yang dilakukan pesinetron tersebut.
Benarkah siwalan faktor utama penurun berat badan? Dokter Didik Suharsoyo menjelaskan, pada prinsipnya diet bisa dilakukan dengan banyak metode atau cara.
Intinya, jika seseorang ingin kurus, maka asupan kalori harus lebih sedikit daripada yang dikeluarkan.
‘’Selama tubuh defisit kalori, maka berat badan akan turun,’’ ungkap dokter lulusan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini.
Sehingga turunnya berat badan Prilly hingga belasan kilogram tersebut, kata Didik, tidak mungkin hanya semata-mata karena buah siwalan.
Tentu, harus dibarengi dengan olahraga atau kebiasaan pola hidup sehat lainnya.
‘’Setiap buah pasti membawa manfaat. Namun terkait siwalan apakah bisa membuat berat badan turun atau tidak, saya belum menemukan referensinya,’’ jelas dia. (to/yud)
Editor : Muhammad Azlan Syah