Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Imbauan Satu Anak Perempuan di Tuban Baru Sebatas Lisan

Hardiyati Budi Anggraeni • Selasa, 16 Juli 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi anak perempuan
Ilustrasi anak perempuan

RADARTUBAN – Satu keluarga ideal­nya memiliki satu anak perem­puan. Pernyataan yang dilon­tarkan Kepala Badan Kepen­dudukan dan Keluarga Beren­cana (BK­KBN) Hasto Wardoyo itu di­picu karena ang­ka kela­hiran Indonesia yang terus menurun.

Se­hingga tiap ibu disarankan untuk me­lahir­kan setidaknya 1 anak pe­rem­puan dalam 1 keluarga.

Menanggapi pernyataan tersebut, Kepala Dinas Kese­hatan, Pengen­dalian Pen­duduk dan Keluarga Beren­cana Ka­bupaten Tuban (Din­­kes P2KB) Tuban Esti Suharmi me­nga­takan, belum ada perintah tertulis terkait imbauan agar satu ibu me­lahirkan satu anak perem­puan. Sehingga, hal itu be­lum menjadi fokus di Tuban.

‘’Saat ini kami fokus agar setiap pasa-ngan memiliki keluarga yang berkualitas,” katanya.

Dijelaskan Esti, keluarga ber­kualitas tidak menarget­kan berapa jumlah anak, mau­pun jenis ke­laminnya.

Namun, keluarga ber­kualitas diukur dari kemampuan orang tua dalam meren­ca­nakan keluarga dari ber­bagai aspek. Baik dari ke­layakan secara ekonomi maupun pendidikan untuk anaknya kelak.

‘’Jadi ke­luarga ini memang benar-benar sudah direncanakan dan sudah di­pikirkan,” ujarnya.

Pejabat yang berlatar be­lakang apoteker tersebut me­nyam­paikan, keluarga be­­­ren­­cana me­mang mem­prio­ritas­kan pro­gram dua anak cukup.

Na­mun, jika ada ke­luarga yang sanggup me­me­nuhi kebutuhan lebih dari dua anak pun diper­bo­­lehkan.

‘’Ya kalau bisa dua anak saja, tapi kalau se­­kiranya orang tua mampu ya tidak ma­salah,” ungkap lulusan Uni­versitas Air­lang­ga (Unair) Su­rabaya itu.

Esti menegaskan, jumlah anak pada keluarga harus sesuai dengan kemampuan dan keputusan orang tua.

Pasalnya, yang mampu me­ngukur kemampuan dalam men­jamin keluarga adalah mereka sendiri.

‘’Ka­lau me­reka mampunya satu ya ti­dak papa, karena ditakut­kan jika anak­nya banyak dan belum mampu nantinya akan jadi beban,” tutur dia. (gi/yud)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Tuban #bkkbn #Satu Anak Perempuan #lisan #keluarga #angka kelahiran #dinkes