Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Muryono, Penemu Metode Pembelajaran Rumus Matematika Sederhana (2): Sempat Ditawar Orang, Kini Sudah Terdaftar HKI

Andreyan (An) • Selasa, 16 Juli 2024 | 16:00 WIB

BERINOVASI: Muryono bersama Umi Nurkasanah menunjukan karya inovasi yang kini sukses menghasilkan pundi-pundi rupiah.
BERINOVASI: Muryono bersama Umi Nurkasanah menunjukan karya inovasi yang kini sukses menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Setelah beberapa kali gagal dan diremehkan banyak orang. Kini, rumus matematika sederhana yang diciptakan Muryono telah memiliki hak paten dan terdaftar di Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dengan nama Rumus Matematika Roda Bundar.

SAMBIL menyeduh se­cang­kir teh hangat buatan istrinya, Muryono kembali menyam­bung cerita per­juangannya dalam men­cip­takan rumus matematika sederhana tersebut.

Mulanya, alat buatannya itu dipandang sebelah mata oleh sejumlah kalangan, termasuk para guru.

Namun, cibiran itu tidak lantas me­nyurutkan semangatnya untuk terus menyempur­nakan rumus matematika ciptaannya, hingga akhirnya terdaftar di HKI dan dikenal luas seperti sekarang.

Awalnya, tidak pernah ter­besit dalam benak Muryono mendaftarkan rumus mate­matika ciptannya itu ke HKI.

Maklum, dia hanya lulusan SMK yang minim pengala­man dan jaringan. Sehingga tidak terpikir pada hal-hal besar.

Titik balik untuk me­matenkan hasil karyanya itu setelah berjumpa dengan Umi Nurkasanah, sahabat semasa kecilnya dulu.

‘’Dia terkesan dengan ru­mus matematika yang saya buat. Supaya tidak diklaim orang lain, dia menyarankan untuk mematenkan, dan akhir­nya kita kerja sama,’’ katanya.

Berkat ketekunannya da­lam memasarkan dan men­jelas­kan rumus matematika kepa­da para guru, lama-la­ma rumus tersebut bisa di­te­rima banyak kalangan. Khususnya lembaga pendi­dikan.

‘’Alham­dulillah, kini sudah banyak permintaan,’’ tuturnya.

Sebenarnya, terang Muri­yono, rumus ciptaannya itu sempat ditawarkan oleh sa­lah satu rekan kerjanya un­tuk diproduksi massal meng­gunakan mesin.

Na­mun, tawaran ditolak. Ala­sannya, dia ingin member­dayakan ma­syarakat di se­­­kitar rumah­nya.

Sebab, rumus matematika seder­hana itu bisa dibikin secara konvensional melibat­kan ibu-ibu rumah tangga.

‘’Jadi, bisa membuka lapa­ngan pekerjaan juga warga seki­tar,’’ katanya. (*/tok/bersam­bung)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#diklaim #Permintaan #memberdayakan masyarakat #hki #rumus matematika