Sajikan pemandangan pantai dan senja sore hari, itulah yang membuat Tuban Abirama menarik untuk dikunjungi. Sejak diresmikan pasca revitalisasi, ruang publik ini tak lagi sepi dari beragam aktivitas masyarakat.
RADARTUBAN - TUBAN Abirama memiliki arti kerja sama yang selaras, harmoni, dan berkesinambungan antar pemangku kepentingan di Tuban.
Nama ini yang menjadi landasan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky memberi nama eks Rest Area Tuban tersebut.
Tuban Abirama seakan menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi saat berkunjung ke Tuban.
Baca Juga: Wisata Murah di Tuban, Hanya dengan Rp 10 Ribu Bisa Lakukan 7 Hal Mengasyikan di Pantai Kelapa
Abirama menyuguhkan pemandangan yang mengesankan bagi pengunjungnya. Terletak di tempat strategis tepat berada di Jalan Pantura, membuat Tuban Abirama mudah diakses oleh semua orang.
Akses masuk yang gratis dan hanya membayar parkir dua ribu rupiah saja dapat menikmati pemandangan sore yang dapat menyegarkan pikiran.
Tuban Abirama suguhkan pemandangan pantai dari atas sambil melihat senja di sore hari membuat kemenarikan tempat ini.
Selain parkir yang menggunakan elektronik, memiliki musala dan kafe mini menjadi keunggulan fasilitas umum ini.
Saat senja tiba, ratusan lampu berwarna kuning memperindah tampilan taman ini.
Selain ruang outdoor, Tuban Abirama juga menyediakan ruang indoor yang cocok digunakan kegiatan tertutup dengan kapasitas sekitar 100 orang.
Menjadi bagian dari ikon Tuban, Abiramaselalu ramai pengunjung pada sore hari. Namun, semakin meningkatnya jumlah pengunjung tidak diimbangi dengan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Akibatnya, sampah seperti plastik, botol minuman, dan kemasan makanan sering terlihat berserakan di Tuban Abirama.
Minimnya fasilitas pengawasan, seperti CCTV, membuat aktivitas tidak bertanggung jawab dari beberapa oknum pengunjung sering terjadi.
Peran aktif dari semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pengunjung, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan ruang publik yang bersih, sehat, dan aman. (ri/yud)
Editor : Yudha Satria Aditama