RADARTUBAN - Sejak kecil, Fatimah Nurul Aini sudah prefer dengan dunia tarik suara.
Namun, bakatnya baru tersalurkan ketika duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).
Cewek asal Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar itu memilih aliran religi. Diawali dari sebuah grup hadrah.
Setelah menginjak remaja, dara yang karib disapa Fatim itu tergabung dalam grup gambus.
’’Awal-awal ternyata sangat sulit. Saya kesulitan menyesuaikan diri dengan alunan lagu, karena kebiasaan nyanyi di tim hadroh,’’ katanya.
Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Tuban itu menuturkan, meski belum banyak tampil di acara besar, anak kedua dari pasangan Supriyono dan Siti Nurul Aini itu sudah sering tampil di acara haflah dan hajatan.
’’Terkadang, dalam musim hajatan pernikahan, bisa diundang hingga lima kali sebulan,’’ jelasnya.
Selain fokus di dunia musik islami, gadis lulusan SMK Al-Hadad Singgahan itu juga mengisi waktu luang dengan mengajar anak-anak TK.
Hal itu, tegas dia, sebagai salah satu upayanya dalam berkontribusi di dunia pendidikan.
Diakui Fatim, kelak dia berharap bisa menjadi penyanyi profesional.
Hanya saja, orang tuanya lebih menginginkan menjadi guru.
’’Meskipun begitu, saya tetap berusaha untuk mengembangkan bakat dan minat di dunia musik, sambil mengabdikan diri di bidang pendidikan,’’ tandasnya. (han/tok)
Editor : Ahmad Atho’illah