RADARTUBAN – Kecamatan Tuban menjadi penyumbang terbesar pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Daerah Perumda Tirta Lestari.
Dari total 46.054 sambungan rumah (SR) atau pelanggan, sebanyak 15.600 SR berada di wilayah perkotaan.
Berikutnya, disusul Kecamatan Semanding 5.866 pelanggan, Kecamatan Plumpang 3.709 pelanggan, Kecamatan Palang 3.205 pelanggan, Kecamatan Tambakboyo 2.723 pelanggan dan Kecamatan Rengel 2.174 pelanggan.
Sisanya, tersebar di beberapa kecamatan—yang rata-rata tidak lebih dari 2.000 pelanggan.
’’Data pelanggan di Kecamatan Tuban paling banyak,’’ kata Kepala Bagian Umum PDAM Tuban Agus Setyo Utomo.
Disampaikan Agus, untuk memenuhi kebutuhan puluhan ribu pelanggan tersebut, PDAM memiliki 40 sumur aktif. Rinciannya, 38 sumur bor dengan kedalaman 100 hingga 120 meter dan 3 air permukaan.
’’Untuk air permukaan itu berupa danau, embung, atau sendang yang bisa langsung di pasang pipa. Salah satunya di Desa Bektiharjo,’’ katanya menjelaskan.
Tahun ini, terang Agus, ada penambahan empat sumur lagi. Namun, dua sumur masih dalam proses pengajuan perizinan pemanfaatan air tanah (sipa).
Lokasinya, di Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko dan Desa/Kecamatan Grabagan.
’’Sedangkan dua sumur lainnya masih dalam proses perencanaan,’’ terang dia.
Lebih lanjut, pejabat lulusan Universitas Sunan Bonang itu menjelaskan, untuk memastikan kualitas air, setiap enam bulan sekali dilakukan pengecekan ke semua sumur.
Umumnya, maintenance dilakukan untuk melihat kapasitas debitnya: apakah mengalami penurunan atau tidak.
’’Misalnya, level air sumurnya turun, pompa air akan kami turunkan. Dan jika masih terjadi penurunan pada debit air, maka akan kami ganti pompanya,’’ jelasnya.
Selain itu, juga dilakukan pembersihan jaringan pipa air dari lumpur dan kerak yang mengendap.
Hal itu dilakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan air dan meminimalisir terjadinya kerusakan pada mesin ataupun pompa air. (han/tok)
Editor : Ahmad Atho’illah