Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Belum Terungkap, Misteri Ceceran Darah di Desa Tuwiriwetan Merakurak Masih Teka-teki

M. Mahfudz Muntaha • Jumat, 26 Juli 2024 | 18:10 WIB
Warga Dusun Juwiri, Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak berkumpul di jalan lingkungan menggelar selametan tolak balak Rabu (24/7) malam.
Warga Dusun Juwiri, Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak berkumpul di jalan lingkungan menggelar selametan tolak balak Rabu (24/7) malam.

RADARTUBAN – Hingga hari ke­empat Kamis (25/7), ce­ceran darah yang “me­neror” warga Dusun Juwiri, Desa Tuwiri­wetan, Kecama­tan Me­­rak­urak masih menjadi misteri. Teka-teki dari mana asal darah yang berceceran di sejumlah titik itu belum terungkap.

Kapolsek Merakurak AKP Ciput Abidin mengatakan, sam­pai kemarin sore, timnya belum mampu mengungkap misteri darah yang berce­ceran tersebut.

Ciput—sa­pa­annya—menuturkan, pro­ses identifikasi cukup sulit karena darah yang ter­cecer su­dah kering dan se­bagian besar telah dibersih­kan warga.

‘’Meski kami ti­dak bisa meng­identifikasi darah apa, yang terpenting ketika kami ke TKP sudah memastikan di Dusun Juwiri tidak ada warga terluka atau yang menjadi korban,’’ ka­tanya.

Selain tidak ada korban, masyarakat juga mulai te­nang. Tidak ada lagi kega­duhan.

‘’Terpenting itu, ma­syarakat sudah tenang,’’ ujarnya. Lebih lanjut, jika kem­­bali muncul teror yang sama, masyarakat diminta un­tuk segera melapor ke polsek.

‘’Hadirnya kami di TKP itu untuk memastikan kepada masyarakat bahwa kepolisian akan selalu siap siaga,’’ ujarnya.

Terpisah, Cipto, warga Du­sun Juwiri mengatakan, war­ga di lingkungannya sudah kon­dusif dan tidak ada lagi darah yang muncul.

Selain itu, Rabu (24/7) ma­lam juga sudah digelar se­lametan tolak bala.

‘’Hari ini (kemarin) war­­ga sudah berkegiatan seperti biasa,’’ katanya.

Hanya saja, terang dia, ma­sih ada sebagian orang yang me­man­faatkan peris­tiwa ini untuk kepentingan konten. Sehingga kembali memuncul­kan ke­resahan masyarakat.

‘’Seperti kema­rin, ada posti­ngan yang me­­ngatakan bahwa ada ke­munculan darah lagi, padahal tidak ada. Kami min­ta, kepada orang-orang yang suka ngon­ten hoaks ini segera ber­henti,’’ ha­rapannya. (fud/tok)

Editor : Ahmad Atho’illah
#melapor #Tenang #tuwiriwetan #darah #masyarakat #teror #Merakurak #korban