RADARTUBAN - Berkat ketekunannya mendalami seni tari, Saskia Cahyani sukses mengukir prestasi membanggakan, yakni meraih predikat Putri Tari Intelegensia Jawa Timur 2024.
Gadis 17 tahun ini menjadi satu-satunya wakil Tuban di ajang tersebut.
Kecintaan Saskia dengan seni tari itu bermula dari mengikuti kegiatan ekstra tari semasa masih duduk di bangku SMP.
Dari awalnya untuk mengisi waktu luang, lama-lama menjadi hobi yang menghasilkan banyak prestasi. Siswi SMA Negeri 1 Rengel itu menguasai beragam tari tradisional.
‘’Suka menari karena ingin melestarikan adat dan budaya di negeri ini, khususnya daerah saya sendiri,’’ katanya.
Singkat cerita, di tahun 2023 lalu Saskia memberanikan diri turut ambil bagian dalam pemilihan Duta Tari Kabupaten Tuban 2023.
Berkompetisi dengan puluhan penari dari seluruh penjuru Tuban, menjadi pengalaman berharga bagi siswi kelas 11 itu. ‘’Alhamdulillah pada waktu itu bisa meraih predikat Duta Tari Tuban 2023,’’ ujarnya.
Prestasi itu sekaligus mengantarkannya menuju kompetisi pemilihan Putra Putri Tari Jawa Timur 2024.
Saskia sukses melewati babak penyisihan dengan menyingkirkan para pesaingnya yang berasal dari seluruh penjuru Jawa Timur. ‘’Bersyukur bisa lolos babak 20 besar,’’ ucapnya.
Kepada Jawa Pos Radar Tuban, Saskia menceritakan pengalamannya selama menjalani karantina bersama kontestan lainnya.
Banyak tahapan yang harus dilalui, mulai dari pembekalan hingga penyusunan program kerja yang akan dikerjakan selama setahun ke depan.
‘’Melelahkan, tapi menyenangkan bisa bertemu banyak teman baru dari berbagai daerah,’’ jelasnya.
Selama karantina, dia tampil membawakan tari Gandrasmara yang merupakan tarian khas Kabupaten Tuban. Hingga akhirnya meraih predikat sebagai Putri Tari Intelegansia Jawa Timur 2024. ‘’Bangga bisa mengharumkan Kabupaten Tuban di ajang tersebut,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama