RADARTUBAN – Tahap pendaftaran bakal pasangan calon bupati-wakil bupati (bacabup-bacawabup) Pilkada 2024 tinggal 23 hari.
Namun, hampir semua partai politik (parpol) di Tuban tampaknya masih wait and see.
Terbukti, hingga saat ini belum ada satupun surat rekomendasi pasangan calon yang turun.
Jangankan rekomendasi, banner atau flyer pasangan bacabup-bacawabup pun tak kunjung muncul.
Padahal, hampir semua partai politik (parpol) di Tuban mengarahkan dukungannya kepada calon incumbent, yakni Bupati Aditya Halindra Faridzky.
Sebab, potensi kemenangan calon petahana ini cukup besar.
DPC PDIP, misalnya.
Partai banteng moncong putih ini sudah cukup lama memberikan isyarat—mengunci dukungan kepada calon petahana.
Namun, hingga saat ini tak kunjung ada surat rekomendasi yang turun.
Sebaliknya, ketika disinggung soal rekomendasi, jajaran pengurus DPC PDIP Tuban lebih banyak diam.
Mereka masih enggan membeber sosok bacabup-bacawabup yang akan diusung.
Alasannya, masih menunggu rekomendasi dari DPP.
‘’Soal siapa (bacabup-bacawabup) yang bakal direkom oleh DPP, itu terserah DPP. Intinya, kami sudah menyerahkan nama-nama (calon potensial, Red) ke DPP,’’ ujar Ketua DPC PDIP Tuban Andhi Hartanto kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Dipaparkan Andhi, setelah melakukan penjaringan dan membuka pendaftaran bacabup-bacawabup pada Mei hingga Juni lalu, DPC PDIP Tuban telah menyampaikan beberapa nama yang dianggap layak sebagai kontestan Pilkada Tuban.
Bahkan, selain incumbent, juga ada beberapa sosok lain yang disodorkan ke DPP.
Apakah rekomendasi akan diberikan kepada calon incumbent? Politikus asal Kecamatan Soko ini mengaku tidak tahu.
‘’Rekom dari DPP akan diberikan kepada siapa, itu bukan kewenangan kami. Nantinya, DPP PDIP yang akan menyampaikan. Makanya, ditunggu saja. Kalau sudah ada (surat rekomendasi, Red), nanti akan kami sampaikan,’’ imbuhnya.
Disinggung ihwal kabar kader PDIP Tuban, Tulus Setyo Utomo yang bakal mendampingi calon incumbent. Andhi memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar. Yang jelas, tegas dia, saat ini DPC PDIP Tuban masih menunggu keputusan surat rekomendasi DPP. ‘’Insya Allah (surat rekomendasi, Red) tidak akan lama lagi, mengingat masa pendaftaran semakin dekat. Yang pasti, sebelum pendaftaran pasti sudah terbit rekomendasinya,’’ tandasnya.
Situasi tidak jauh beda juga dialami DPC Partai Demokrat.
Sejauh ini belum ada surat rekomendasi yang turun.
‘’Belum ada perkembangan, (terkait surat rekomendasi, Red) kami masih menunggu petunjuk DPP,’’ ujar Ketua DPC Demokrat Tuban Imam Sutiyono.
Meski demikian, Imam memastikan bahwa partainya mendukung calon petahana.
Dasarnya, merujuk koalisi di pilpres dan Pilgub Jatim, yakni bersama-sama dengan Partai Golkar dalam satu gerbong. Sehingga, Imam cukup yakin bahwa dukungan di Pilkada Tuban juga sama: bersama Partai Golkar mengusung calon petahana, yakni Bupati Aditya Halindra Faridzky.
‘’Rekomendasi dari DPP itu bacabup sekaligus bacawabup.
Sementara saat ini calon wakil Mas Lindra belum ada,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama