RADARTUBAN - Meski sering gagal mengikuti kompetisi beauty pageant, Ayra Natasya Ardhia Putri tidak patah semangat untuk mengikuti kegiatan serupa.
Pada Juli lalu, dia kembali mengikuti pemilihan Duta Koperasi Kabupaten Tuban 2024.
Dara 17 tahun yang karib disapa Tasya itu mengatakan, hal pertama yang dipersiapkan saat terpilih untuk mewakili sekolahnya pada kompetisi tersebut adalah bakat.
Sebab, dia tidak memiliki bakat khusus di bidang koperasi. Sehingga, dirinya banyak belajar tentang koperasi.
Dan sebagai penunjang, cewek kelahiran 2007 itu berpidato menggunakan bahasa Inggris.
‘’Saya bersyukur, ternyata itu (menggunakan bahasa Inggris, Red) menjadi poin plus saat penilaian,” katanya.
Seperti tak ingin mengulang kesalahan yang sama, dia pun terus berlatih public speaking serta catwalk dengan lebih tekun selama kompetisi berlangsung.
Juga memperkirakan pertanyaan apa saja yang mungkin akan ditanyakan oleh juri. Tidak kalah penting, mengolah suara agar terdengar tegas, namun halus saat berbicara.
‘’Sebelumnya, saya sudah punya pengalaman saat pemilihan putra-putri sekolah, namun saya tetap berlatih lebih keras,” terangnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, pemilihan Duta Koperasi ini memiliki tantangan tersendiri.
Pasalnya, koperasi yang sudah jarang didengar anak muda.
Namun, dia harus memiliki inovasi agar anak muda memiliki keinginan untuk bergabung menjadi anggota koperasi.
‘’Ketika ditanya bagaimana menyakinkan anak muda untuk bergabung, saya menjawab bahwa koperasi harus memiliki layanan dalam bentuk digitalisasi. Karena anak muda selalu berkaitan dengan digital,” ungkapnya.
Pemenang Putri SMKN 1 Tuban itu mengungkapkan, dengan dirinya mengikuti kompetisi seperti ini, semakin banyak keterampilan, wawasan, serta relasi baru yang didapat.
Dan itu merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Lantaran pengalaman ini akan berguna untuk dirinya di masa depan.
‘’Tidak hanya pengalaman yang menyenangkan, namun juga keterampilan yang bisa saya gunakan untuk masa yang akan datang,” pungkasnya. (gi/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama