Perjalanan panjang hingga ke negeri tetangga harus ditempuh oleh Eka Dian Krismawati untuk mengembangkan skill panjat tebing yang dimilikinya. Semua itu disiapkan demi menghadapi event Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.
KURANG lebih sudah dua pekan lamanya, Dian—sapaannya—training center (TC) di luar negeri. Tepatnya di Tokyo, Jepang.
Dirinya merupakan satu-satunya atlet dari Kabupaten Tuban yang diproyeksikan mewakili Provinsi Jawa Timur (Jatim) di event olahraga terbesar tanah air itu.
Disampaikan Dian, dirinya datang ke Negeri Sakura bersama 26 personel yang terdiri dari atlet dan official tim panjat tebing Jatim.
Saat dihubungi oleh wartawan koran ini, gadis asal Desa Wangun, Kecamatan Palang itu tampak begitu antusias menceritakan pengalamannya saat berada di Negeri Samurai itu.
Dia berkisah, suhu di Jepang saat membersamai latihannya mencapai 37 derajat Celcius sekaligus sedikit menampar ekspektasinya semasa menginjakkan kaki di Negeri Matahari Terbit itu.
‘’Suhu di Jepang saat musim panas, dua kali lebih panas saat musim kemarau di Indonesia,’’ ungkapnya.
Tak hanya penyesuaian suhu, pengalaman bertanding dengan atlet Jepang juga telah di jalaninya selama dua pekan ini.
Dian menuturkan, atlet Jepang unggul jauh saat bertanding pada nomor lead dan boulder, sementara saat bertanding di nomor speed, mereka sedikit kesulitan.
‘’Kami sedikit lebih unggul saat bertanding di nomor speed,’’ jelas alumni SMA Negeri 3 Tuban itu.
Mahasiswi semester akhir Universitas Muhammadiyah Surabaya itu selama menimba latihan di Jepang selalu menerapkan pola disiplin.
Jarak antara penginapannya dengan tempat latihan yang kurang lebih 7 kilometer itu memaksanya untuk menggunakan fasilitas kendaraan umum.
‘’Tiap hari kalau ingin berangkat latihan menggunakan kereta dan bus,’’ ujar dia.
Kurang dari satu bulan lagi, Dian akan bertanding dalam ajang PON Aceh-Sumatera Utara 2024.
Bekal pengalaman serta ilmu bertanding yang didapatkan selama di Jepang menjadi modal berharga untuknya saat terjun dalam pertandingan yang sesungguhnya.
‘’Target utama dalam PON nanti meraih medali emas,’’ pungkasnya (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama