Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Genjot Perekaman KTP Jelang Pilkada, Penduduk Tuban Naik 3.323 Jiwa dalam Enam Bulan

Annisa Dwi Kusuma Hany • Senin, 12 Agustus 2024 | 23:05 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN – Jumlah penduduk di Kabupaten Tuban mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk­capil) Tuban, jumlah pen­duduk Tuban hingga akhir semester satu 2024 lalu men­capai 1.261.691 jiwa. Naik 3.323 jiwa dari 2023 atau selama enam bulan terakhir.

’’Jumlah penduduk Tuban pada semester dua 2023 lalu sebesar 1.258.368 jiwa.

Jadi, ada kenaikan 3.323 jiwa se­lama enam bulan terakhir ini,’’ kata kepala Disdukcapil Tuban Rohman Ubaid me­lalui Kepala Bidang Penge­lolaan Informasi Adminis­trasi Kepen­dudukan (PIAK), Manu.

Dari segi gender, terang Ma­­nu, jumlah penduduk la­ki-laki lebih banyak, yakni 631.840 jiwa.

Sementara pen­duduk perempuan seba­nyak 629.851 jiwa. ’’Pendu­duk laki-laki lebih banyak 1.989 jiwa dibanding perem­puan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan, dari total ke­se­luruhan penduduk Tuban, yang tercatat ber-KTP seba­nyak 991.120 jiwa. Rinciannya, 498.637 jiwa perempuan dan 492.483 jiwa laki-laki.

’’Untuk total penduduk lebih banyak laki-laki, tapi yang sudah me­miliki KTP lebih banyak perempuan,’’ terangnya.

Manu memprediksi, ba­nyak­nya penduduk perem­puan yang memiliki KTP dibanding laki-laki, itu mung­­kin karena usia hara­pan hidup perempuan lebih lama daripada laki-laki. ’’Ta­pi selisihnya memang tidak banyak,’’ tandasnya.

Lebih lanjut dia menyam­paikan, sejak dua bulan ter­akhir ini disdukcapil telah melaksanakan program KTP School yang menyasar se­luruh SMA/SMK/SLTA se-Kabupaten Tuban.

Tujuan­nya, agar saat pemilihan kepala daerah (pilkada) 27 November nanti, mereka yang sudah berusia 17 tahun bisa menggunakan hak pi­lihnya. Bahkan, ada sebagian yang melakukan perekaman terlebih dulu.

’’Sudah mela­ku­kan perekaman, tapi ka­rena umurnya belum genap 17 tahun, sehingga belum dicetak. Nanti (menjelang pil­kada, Red) kalau sudah berusia 17 tahun, maka KTP bisa dicetak,’’ ujarnya, agar pada saat pilkada bisa meng­gunakan hak pilih.

Manu menambahkan, ber­dasar data per 9 Agustus la­lu, penduduk Tuban yang belum melaksanakan pere­ka­man KTP elektronik se­banyak 13.143 jiwa. Rincian­nya, sebanyak 6.878 laki-laki dan 6.265 perempuan.

Se­hingga, tinggal sekitar 1,3 persen penduduk Tuban yang belum melaksanakan perekaman.

’’Selain melaku­kan perekaman di sekolah, kami juga menginisiasi untuk melakukan pendeka­tan masyarakat melalui kecamatan masing-masing. Bahkan, di setiap kecamatan sudah bisa melakukan perekaman dan cetak KTP,’’ tandasnya. (han/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#jumlah penduduk #kabupaten tuban #disdukcapil