RADARTUBAN - Kasus polisi bunuh diri kembali terjadi. Kali ini seorang polisi berinisial Briptu TW, mantan ajudan Kapolres Tuban ditemukan meninggal dengan kondisi gantung diri di rumahnya di Perumahan Griya Manunggal Asri, Kecamatan Semanding, Kamis (15/8) dini hari.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, insiden bunuh diri itu pertama kali diketahui warga sekitar perumahan pukul 02.00 dini hari.
Saat polisi datang, Briptu TW yang saat ini bertugas di Satlantas Polres Tuban meninggal dalam kondisi gantung diri menggunakan rafia merah yang diikatkan dalam partisi atau sekat ruangan antara ruang tamu dan ruang makan.
Bintara mantan ajudan Kapolres Tuban itu meninggal dalam kondisi tergantung dengan menggunakan kaus abu-abu biru dan bercelana jins.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. R. Koesma Tuban dan dimakamkan ke pemakaman dekat tempat tinggal keluarganya di di Desa Glodog, Kecamatan Palang siang.
Saat hendak dikonfirmasi di ruangannya Kamis (15/8) pukul 09.00, Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsudin menolak ditemui. Saat wartawan media ini mencoba klarifikasi, ajudan Kapolres Tuban tidak memperbolehkan wartawan menemui kapolres. Ajudan itu mengarahkan ke Kasi Humas Polres Tuban jika membutuhkan klarifikasi berita.
Selanjutnya, Kasi Humas Polres Tuban Iptu Mugiyanto mengaku tidak bisa memberi komentar banyak. Saat dikonfirmasi pemicu bunuh diri sang mantan ajudan Kapolres Tuban, mantan Kanitreskrim Polsek Plumpang ini hanya menjawab singkat. "Masih pengembangan, nanti menunggu pak Kapolres yang akan memberi penjelasan resmi," tutur dia singkat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama