Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Biodata Mantan Ajudan Kapolres Tuban yang Meninggal Bunuh Diri, Tempat Lahir dan Kuliahnya di Tuban

Yudha Satria Aditama • Kamis, 15 Agustus 2024 | 23:05 WIB
Kompleks perumahan tempat tinggal Briptu TW, mantan Ajudan Kapolres Tuban yang ditemukan meninggal gantung diri.
Kompleks perumahan tempat tinggal Briptu TW, mantan Ajudan Kapolres Tuban yang ditemukan meninggal gantung diri.

RADARTUBAN - Mantan ajudan Kapolres Tuban yang ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri di tempat tinggalnya Perumahan Griya Asri Manunggal, Kecamatan Semanding meninggalkan pertanyaan.

Apa pemicu polisi muda itu mengakhiri hidupnya? Sebab, hingga berita ini ditulis, Polres Tuban masih menutupi kasus ini.

Briptu TW (inisial Toyib Widiyantoro), merupakan sosok polisi muda yang karirnya terbilang cemerlang. Dia tak pernah memiliki catatan buruk dalam karirnya di kepolisian. Lahir dan besar di Desa Glodog, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. 

TW yang lahir di pedesaan itu menempuh pendidikan di SMPN 1 Palang dan melanjutkan di SMAN 4 Tuban. Setelah lulus, TW mengikuti seleksi bintara dan lolos menjadi bintara yang bertugas di Polres Tuban. 

Saat awal berkarir, TW sekaligus menempuh program studi S-1 Ilmu Hukum di Fakultas Hukum, Universitas Sunan Bonang, Tuban. Kuliah yang dilakukan untuk menunjang karir di kepolisian itu dia selesaikan hingga wisuda dan meraih gelar sarjana dua tahun lalu. 

TW sudah memiliki istri, seorang wanita asal Kecamatan Semanding. Dari hubungan pernikahan tersebut, TW dikarunai dua anak. Anak sulungnya masih duduk dibangku Taman Kanak-Kanak (TK) di Kabupaten Tuban.

Berdasarkan penuturan tetangga, TW dan pasangan dikenal sangat harmonis dan tidak pernah terdengar cekcok sedikit pun. Keduanya aktif bersosial di masyarakat dan sering salat berjamaah di musala kompleks perumahan. 

Polisi Toyib mengembuskan nafas terakhirnya, dengan kondisi gantung diri di rumahnya di Perumahan Griya Manunggal Asri, Kecamatan Semanding, Kamis (15/7) dini hari sekitar pukul 02.00.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, insiden bunuh diri itu pertama kali diketahui warga sekitar perumahan pukul 02.00 dini hari. Saat polisi datang, Briptu TW yang saat ini bertugas di Satlantas Polres Tuban meninggal dalam kondisi gantung diri menggunakan rafia merah yang diikatkan dalam partisi atau sekat ruangan antara ruang tamu dan ruang makan.

Bintara mantan ajudan Kapolres Tuban itu meninggal dalam kondisi tergantung dengan menggunakan kaus abu-abu biru dan bercelana jins. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. R. Koesma Tuban dan dimakamkan ke pemakaman dekat tempat tinggal keluarganya di di Desa Glodog, Kecamatan Palang siang.

Terkait kematian polisi muda itu, Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsudin masih belum memberi jawaban. Dia masih tertutup dan tidak berkenan ditemui media saat berada di dalam ruangannya.

Sedangkan Kasi Humas Polres Tuban Iptu Mugiyanto belum berkenan membeli penjelasan terkait meninggalnya bintara muda tersebut. ''Nanti ya, masih dalam pengembangan,'' tutur dia singkat. (yud)

Editor : Yudha Satria Aditama
#polisi toyib #Mantan ajudan Kapolres Tuban #Semanding #AKBP Oskar Syamsuddin