Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mana yang Bakal jadi Kereta Api Tuban? Ini Beragam Jenis Kereta Api di Indonesia yang Harus Kamu Tahu

Yudha Satria Aditama • Sabtu, 17 Agustus 2024 | 14:53 WIB

 

Ragam jenis kereta api di Indonesia yang patut diketahui masyarakat.
Ragam jenis kereta api di Indonesia yang patut diketahui masyarakat.

RADARTUBAN - Saat ini, pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas dan jumlah layanan kereta api. Beberapa proyek besar yang sedang dilakukan antara lain pembangunan jalur kereta api baru, modernisasi armada kereta api, serta pengembangan sistem persinyalan kereta.

Tuban menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang diproyeksikan bakal memiliki rute baru untuk jalur kereta api. Rel kereta api Tuban ini direncanakan menghubungkan Lamongan - Rembang hingga nantinya ke Semarang. 

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di setiap daerah yang terhubung kereta api tersebut.

Indonesia memiliki beragam jenis kereta api yang melayani berbagai kebutuhan masyarakat. Pengelompokan kereta api ini dapat dilakukan berdasarkan beberapa aspek, seperti jarak tempuh, jenis layanan, penggunaan khusus, dan sumber daya.

Jenis Kereta Api Berdasarkan Jarak Tempuh

1. Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ)

Merupakan primadona bagi perjalanan antar kota. KAJJ dirancang untuk menempuh jarak yang jauh, biasanya melintasi beberapa provinsi.

Contohnya adalah Argo Bromo Anggrek yang menghubungkan Jakarta-Surabaya, Gaya Baru Malam Selatan yang melayani rute Bandung-Surabaya, dan Sriwijaya yang melayani rute Jakarta-Bandung-Yogyakarta. KAJJ biasanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti tempat tidur, restoran, dan ruang keluarga.

2. Kereta Api Lokal

Lebih fokus pada perjalanan jarak pendek, biasanya menghubungkan kota-kota di dalam satu provinsi. Contohnya adalah Prambanan Ekspres yang melayani rute Yogyakarta-Solo dan Lokal Bandung Raya yang melayani rute Bandung-Cimahi. Kereta api lokal umumnya memiliki frekuensi perjalanan yang lebih sering dibandingkan KAJJ.

3. Kereta Commuter Line (KRL)

Dirancang khusus untuk transportasi perkotaan dengan frekuensi tinggi. KRL sangat populer di kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

Contohnya adalah KRL Jabodetabek yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangga. KRL biasanya memiliki gerbong yang lebih padat dan jadwal keberangkatan yang sangat sering.

Jenis Kereta Api Berdasarkan Jenis Layanan

1. Kereta Eksekutif

Merupakan kelas tertinggi dengan fasilitas yang paling lengkap. Kursi-kursi yang nyaman, ruang legroom yang luas, serta layanan pramugari adalah beberapa keunggulan kereta eksekutif.

2. Kereta Bisnis

Kelas menengah dengan fasilitas yang cukup baik. Kursi yang nyaman dan ruang bagasi yang cukup adalah ciri khas kereta bisnis

3. Kereta Ekonomi

Kelas standar dengan fasilitas yang lebih sederhana. Kereta ekonomi biasanya lebih ramai karena tarifnya yang lebih terjangkau.

4. Kereta Penumpang

Istilah umum untuk semua jenis kereta yang mengangkut penumpang.

 

Jenis Kereta Api Berdasarkan Penggunaan Khusus

1. Kereta Api Bandara

Dirancang khusus untuk menghubungkan bandara dengan pusat kota. Contohnya adalah Railink yang menghubungkan Stasiun Sudirman Baru dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

2. Kereta Api Wisata

Dirancang untuk tujuan wisata dengan rute dan fasilitas yang menarik. Biasanya kereta wisata memiliki desain interior yang unik dan menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda.

 

Jenis Kereta Api Berdasarkan Sumber Daya

1. Kereta Api Diesel

Menggunakan mesin diesel sebagai tenaga penggerak. Kereta api diesel banyak digunakan di Indonesia, terutama untuk perjalanan jarak jauh.

2. Kereta Api Listrik

Menggunakan listrik sebagai tenaga penggerak. Listrik ini biasanya diambil dari jaringan listrik melalui kabel yang dipasang di atas rel (Listrik Aliran Atas/LAA). Kereta api listrik lebih ramah lingkungan dan memiliki akselerasi yang lebih baik dibandingkan kereta api diesel.

 

Selain jenis-jenis di atas, terdapat juga jenis kereta api lainnya seperti Light Rail Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT) yang mulai dikembangkan di beberapa kota besar di Indonesia. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#wisata #konektivitas #jarak tempuh #kereta api Tuban #krl