Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Terdampak Online Shop, Ratusan Kios di Pasar Baru Tuban Sepi Pembeli

Hardiyati Budi Anggraeni • Rabu, 21 Agustus 2024 | 19:30 WIB

Photo
Photo

 

RADARTUBAN - Semakin hari, semakin sepi. Minat pembeli di pasar tradisional semakin. Salah satunya di Pasar Baru Tuban yang semakin sepi pembeli.

Kondisi delematis ini memaksa sebagian pedagang menutup kiosnya. Khususnya pedagang pakaian.

Lantaran tak ada pendapatan sama sekali. Koordinator Pasar Baru Tuban Sukadi membenarkan kondisi yang dialami sejumlah pedagang di pasar tradisional tersebut.

Disampaikan Sukadi, fenomena sepinya penjual itu mulai terasa sejak kebakaran Pasar Baru pada 2020 lalu. Ditambah semakin masifnya online shop.

‘’Sejak 2020 hingga saat ini, sedikitnya sudah 115 kios yang tutup,’’ katanya.

Dijelaskan dia, titik tolak sepinya pengunjung pasar itu mulai dirasakan sejak masa pemulihan wabah Covid-19.

Sebab, masyarakat mulai terbiasa dengan belanja online.

‘’Dan, berlangsung hingga sekarang,’’ ujarnya.

Disampaikan Sukadi, kemudahan berbelanja ditambah harga yang dirasa lebih murah, membuat masyarakat semakin meninggalkan pasar tradisional.

‘’Masyarakat menganggap belanja online itu lebih praktis. Sehingga enggan lagi ke pasar,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, banyaknya penjual di tepi jalan dan tukang sayur keliling, juga menambah turunnya pembeli bahan pokok dan sayuran di pasar.

‘’Kita lihat saja di tepi jalan itu, banyak sekali yang jualan. Bukan hanya makanan saja, tapi sudah macam-macam. Itu juga jadi penyebabnya (orang enggan masuk pasar, Red),” katanya.

Pria yang pernah menjadi koordinator Pasar Pramuka itu mengungkapkan, jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka jumlah kios yang menyudahi dagangannya akan semakin banyak. (gi/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#sepi pembeli #Pasar Baru Tuban #online shop