RADARTUBAN – Wacana reaktivasi jalur kereta api Rembang-Jatirogo-Jenu-Babat kembali hangat menjadi perbincangan publik.
Itu menyusul masuknya proyek strategis nasional (PSN) itu ke dalam program prioritas Pemkab Tuban di 2025. Namun, kapan pengaktifan jalur kereta api itu akan dilakukan, hingga saat ini belum ada kepastian.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Tuban Endro Budi Sulistyo membenarkan bahwa ada pembahasan lebih lanjut mengenai wacana tersebut. Baik di tingkat provinsi maupun Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
’’Masih sebatas rumor saja dan belum jelas bagaimana akan direaktivasi,’’ ujar Endro kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Menurut Endro, penyebab belum dibahasnya proyek pengaktifan jalur kereta api yang sempat dibahas saat rapat paripurna DPRD Tuban, itu lantaran belum ada petunjuk pasti dari pemerintah pusat maupun provinsi.
’’Jadi, sampai saat ini belum ada pembahasan terkait hal itu (reaktivasi, Red),’’ katanya.
Sebagaimana diketahui, rencana pengaktifan jalur kereta api itu sempat dibahas di ruang rapat DPRD Tuban beberapa pekan lalu.
Dalam rapat tersebut, reaktivasi jalur kereta api masuk program prioritas Pemkab Tuban di tahun anggaran 2025. (han/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama